Hari Tasyrik itu Hari Apa Saja? Ini Asal Usul, Hukum, dan Amalannya

Ruth Meliana

Kamis, 28 Mei 2026 | 08:59 WIB
Hari Tasyrik itu Hari Apa Saja? Ini Asal Usul, Hukum, dan Amalannya
ilustrasi Mekkah (Pexels/Earth Photoart)
baca 10 detik
  • Hari Tasyrik jatuh pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah setelah perayaan Idul Adha bagi umat Muslim.
  • Jemaah haji wajib menginap di Mina dan melempar jumrah, sementara umat lainnya dianjurkan memperbanyak dzikir serta takbir.
  • Umat Islam dilarang berpuasa pada hari tersebut karena merupakan waktu untuk makan, minum, dan merayakan kurban.

Ketika Allah SWT memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail, sebagai bentuk ujian iman, keduanya menaati perintah tersebut dengan penuh ketakwaan. Pada saat itu, Allah menggantikan Ismail dengan seekor domba. Peristiwa ini kemudian menjadi dasar disyariatkannya ibadah kurban.

Setelah penyembelihan, Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail kemudian memproses daging hewan kurban. Proses pengeringan daging di bawah sinar matahari inilah yang diyakini menjadi akar penamaan "Hari Tasyrik".

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam melaksanakan Haji Wada’, beliau menetapkan Hari Tasyrik sebagai hari-hari khusus di mana umat Islam diperintahkan untuk berdzikir, bertakbir, dan menikmati hari-hari kebahagiaan setelah menyembelih kurban.

Hukum dan Amalan pada Hari Tasyrik

Pada Hari Tasyrik, umat Islam dianjurkan untuk:

  • Memperbanyak dzikir dan takbir, terutama setelah shalat fardhu.
  • Makan daging kurban (jika ada).
  • Tidak berpuasa.
  • Bagi yang sedang haji, melaksanakan lempar jumrah dan bermalam di Mina.

Bagi yang tidak sedang melaksanakan haji, Hari Tasyrik tetap menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan bersyukur.

Banyak umat Islam yang memanfaatkan hari-hari ini untuk berbagi daging kurban kepada tetangga, kaum dhuafa, dan saudara muslim lainnya.

Intinya, hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah) adalah hari-hari penuh keberkahan yang mengajarkan kita tentang syukur, keikhlasan, dan kebahagiaan setelah melaksanakan perintah Allah. Asal usulnya yang berakar dari peristiwa Nabi Ibrahim mengingatkan kita bahwa segala ritual dalam Islam memiliki landasan sejarah dan hikmah yang mendalam.

Dengan memahami Hari Tasyrik, diharapkan umat Islam dapat menjalani hari-hari ini dengan penuh kesadaran, bukan sekadar liburan biasa, melainkan sebagai bagian dari rangkaian ibadah yang menyempurnakan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dongkrak Ekonomi Lokal, SIG Tebar 292 Hewan Kurban di Momen Iduladha

Dongkrak Ekonomi Lokal, SIG Tebar 292 Hewan Kurban di Momen Iduladha

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bacaan Takbir Muqayyad yang Dikumandangkan Saat Idul Adha hingga Hari Tasyrik

Bacaan Takbir Muqayyad yang Dikumandangkan Saat Idul Adha hingga Hari Tasyrik

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:05 WIB

Jadwal Hari Tasyrik: Larangan Puasa, Dalil dan Anjuran Amalan Usai Iduladha

Jadwal Hari Tasyrik: Larangan Puasa, Dalil dan Anjuran Amalan Usai Iduladha

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:04 WIB

Terkini

Anggota Parlemen Malaysia Sindir Kebakaran Hutan Pakai Bahasa Jawa, Colek Prabowo

Anggota Parlemen Malaysia Sindir Kebakaran Hutan Pakai Bahasa Jawa, Colek Prabowo

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:11 WIB

22 Kasus Kekerasan di Pondok Pesantren Jateng Catat 85 Korban, Pencegahan Jadi Sorotan

22 Kasus Kekerasan di Pondok Pesantren Jateng Catat 85 Korban, Pencegahan Jadi Sorotan

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:10 WIB

12 Ribu Lowongan Kerja Terbuka di Karir Jakarta 2026, Tanpa Sekat KTP dan Ramah Disabilitas

12 Ribu Lowongan Kerja Terbuka di Karir Jakarta 2026, Tanpa Sekat KTP dan Ramah Disabilitas

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Google dan Unity Siapkan AI untuk Bikin Game Tanpa Perlu Banyak Coding

Google dan Unity Siapkan AI untuk Bikin Game Tanpa Perlu Banyak Coding

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:08 WIB

Kabut Asap Bikin Jarak Pandang 1.000 Meter, Dua Penerbangan Singapura di Bandara Palembang Batal

Kabut Asap Bikin Jarak Pandang 1.000 Meter, Dua Penerbangan Singapura di Bandara Palembang Batal

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Bukan Cuma Kulit, Otot Wajah Kini Jadi Perhatian dalam Perawatan Anti-Aging Wanita Paruh Baya

Bukan Cuma Kulit, Otot Wajah Kini Jadi Perhatian dalam Perawatan Anti-Aging Wanita Paruh Baya

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Antrean BBM Bikin Macet, Pengelola SPBU di Pekanbaru Diminta Atur Kendaraan

Antrean BBM Bikin Macet, Pengelola SPBU di Pekanbaru Diminta Atur Kendaraan

Riau | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Buku Billy and the Hole: Tidak Semua Teman Layak Dituruti

Buku Billy and the Hole: Tidak Semua Teman Layak Dituruti

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Beli Ganja Rp25 Juta Lewat Medsos, Petani Malang Malah Dijemput Polisi

Beli Ganja Rp25 Juta Lewat Medsos, Petani Malang Malah Dijemput Polisi

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Review Film Secret Zoo: Ketika Bertahan Hidup Menjadi Ajang Pertunjukan

Review Film Secret Zoo: Ketika Bertahan Hidup Menjadi Ajang Pertunjukan

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:57 WIB

×