- Cyclist Dony Andhika menyarankan pemula memilih roadbike berdasarkan anggaran, jenis kebutuhan, serta memastikan ukuran frame yang sesuai tubuh.
- Calon pesepeda perlu menyiapkan dana tambahan untuk perlengkapan pendukung seperti helm, pedal, sepatu, serta aksesoris perawatan lainnya.
- Pasar saat ini menyediakan pilihan roadbike mulai harga Rp1 jutaan hingga jutaan rupiah bagi pemula yang ingin memulai.
Suara.com - Sepeda roadbike termurah kini bisa didapat mulai Rp1 jutaan, sehingga hobi bersepeda di jalan raya tak lagi identik dengan biaya mahal.
Namun sebelum membeli, pemula perlu memahami sejumlah hal penting seperti menyesuaikan budget, memilih jenis sepeda yang sesuai kebutuhan, memastikan ukuran frame pas dengan tubuh, hingga menyiapkan biaya aksesoris pendukung.
Roadbike dikenal memiliki desain ringan, ban tipis, serta posisi berkendara yang lebih aerodinamis untuk menunjang kecepatan. Namun, sebelum tergoda membeli sepeda berdasarkan tampilan atau tren semata, ada beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan.
Cyclist asal Yogyakarta, Dony Andhika, membagikan sejumlah tips bagi pemula yang ingin membeli roadbike pertama agar tidak salah pilih.
Tips Memilih Roadbike untuk Pemula Menurut Cyclist Dony Andhika
1. Sesuaikan dengan budget
Menurut Dony, harga menjadi pertimbangan utama sebelum membeli roadbike.
"Untuk yang baru memulai, harga disesuaikan dengan budget. Itu konsiderasi penting untuk memilih model roadbike apa," ujarnya.
Ia menilai pemula tidak perlu memaksakan membeli sepeda mahal. Bahkan, membeli unit bekas juga bisa menjadi pilihan bijak.
"Bisa juga disesuaikan dengan barang second, tidak harus baru. Tips mencari roadbike bekas, dilihat orangnya, perhatian sama sepedanya atau tidak. Jangan yang mahal-mahal dulu, karena kalau misal bosan atau nggak cocok itu bisa dijual lagi," kata Dony.
2. Pahami jenis atau model roadbike
Dony menjelaskan bahwa roadbike memiliki karakter berbeda-beda.
"Roadbike itu ada buat aero, buat climbing, endurance, atau comfort. Cuma ini akan terspesifikasi tergantung harga," tuturnya.
Ia sendiri mengaku beralih dari sepeda gunung (MTB) ke gravel sebelum akhirnya menggunakan roadbike.
"Saya dulunya anak MTB. Awalnya juga pakai gravel bukan roadbike. Tergantung banyaknya jalan di sekitar Anda. Saya pakai gravel buat blusukan, seiring berjalannya waktu ketemu teman-teman yang banyak ngaspal, main Strava dan ngejar speed, jadi pindah juga ke roadbike," jelasnya.