Not Pianika dan Lirik Lagu 17 Agustus 1945, Biar Makin Siap Tampil di HUT Ke-81 RI

Nur Khotimah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:50 WIB
Not Pianika dan Lirik Lagu 17 Agustus 1945, Biar Makin Siap Tampil di HUT Ke-81 RI
Ilustrasi Not Pianika dan Lirik Lagu 17 Agustus 1945. (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Menjelang HUT ke-81 RI, lagu 17 Agustus 1945 atau "Hari Merdeka" kerap dimainkan dalam berbagai kegiatan perayaan kemerdekaan.
  • Lagu ciptaan Husein Mutahar ini menjadi salah satu lagu nasional yang identik dengan semangat perjuangan dan nasionalisme.
  • Bagi yang ingin tampil menggunakan pianika, berikut not pianika dan lirik lagu 17 Agustus 1945 sebagai panduan untuk berlatih.

Suara.com - Menjelang HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026, berbagai persiapan untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan mulai dilakukan di berbagai daerah.

Salah satu kegiatan yang kerap digelar adalah pertunjukan musik, termasuk memainkan lagu-lagu nasional dengan alat musik sederhana seperti pianika.

Lagu Hari Merdeka atau yang sering disebut lagu 17 Agustus 1945 menjadi salah satu lagu yang identik dengan perayaan Kemerdekaan Indonesia.

Lagu ciptaan Husein Mutahar ini kerap dikumandangkan dalam berbagai kegiatan untuk membangkitkan semangat nasionalisme.

Bagi yang akan tampil memainkan pianika, mengetahui susunan not dengan tepat tentu penting agar lagu dapat dimainkan dengan lebih lancar.

Selain not pianika, lirik lagu juga dapat membantu pemain memahami bagian-bagian lagu saat berlatih bersama.

Berikut susunan not pianika lagu 17 Agustus 1945 dan lirik lengkapnya agar persiapan tampil di HUT ke-81 RI semakin matang.

Not Pianika dan Lirik Lagu 17 Agustus 1945

Ilustrasi Not Pianika dan Lirik Lagu 17 Agustus 1945. (Gemini AI)
Ilustrasi Not Pianika dan Lirik Lagu 17 Agustus 1945. (Gemini AI)

Lagu "17 Agustus" atau "Hari Merdeka" merupakan salah satu lagu yang identik dengan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Lagu ini dapat dimainkan menggunakan pianika dengan mengikuti susunan not angka yang tersedia, sehingga cocok untuk latihan sebelum tampil dalam berbagai acara HUT ke-81 RI.

baca juga

Berikut susunan not pianika dan lirik lagu “17 Agustus” berdasarkan referensi Suara.com:

5. 5. 5. 3 3 3 3 2 3 4 2 1 5.

Tujuh belas Agustus tahun empat lima

5. 5. 5. 5 5 5 5 4 5 6 4 3

Itulah hari kemerdekaan kita

1 1 1 6 6 4 5 6 5 3

Hari merdeka nusa dan bangsa

5. 5. 5. 1 1 1 3 3 2 1 2

Hari lahirnya bangsa Indonesia

5 4 2

Merdeka

3 3 3 3 2 3 4 2 1 5

Sekali merdeka tetap merdeka

5 6 4 3 3 3 3 2 3 4 2 1

Selama hayat masih di kandung badan

5 6 7 1 5 2 1 3 2 4

Kita tetap setia tetap sedia

4 5 1' 5 4 3 2 4 3 2

Mempertahankan Indonesia

5 6 7 1 5 2 1 3 2 4

Kita tetap setia tetap sedia

4 5 1' 5 4 3 2 1

Membela negara kita

Susunan not tersebut kemudian dapat diulang untuk bagian lagu berikutnya sesuai urutan lirik. Dengan berlatih mengikuti not dan lirik secara bersamaan, pemain pianika dapat lebih mudah menjaga ketepatan nada sekaligus memahami alur lagu

Pencipta dan Makna Lagu 17 Agustus 1945

Lagu "17 Agustus 1945" memiliki judul asli "Hari Merdeka" dan diciptakan oleh Husein Mutahar atau H. Mutahar.

Lagu tersebut lahir pada 1946, setahun setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya, ketika situasi negara masih berada dalam fase genting perang revolusi kemerdekaan.

Saat itu, H. Mutahar masih menjadi ajudan Presiden Sukarno dan diminta membuat sebuah aubade, yakni nyanyian atau musik penghormatan yang dilantunkan pada pagi hari.

Untuk memenuhi permintaan tersebut, Mutahar meminjam orkes milik keraton dan menciptakan lagu sambil memimpin permainan musik.

Lagu "Hari Merdeka" kemudian diperdengarkan dalam upacara 17 Agustus dan mendapat apresiasi dari Sukarno. Sejak saat itu, lagu tersebut menjadi salah satu lagu yang lekat dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dari sisi makna, lagu "17 Agustus 1945" menggambarkan semangat bangsa Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan yang telah diperjuangkan.

Liriknya mengandung ajakan agar masyarakat tetap setia dan bersedia membela serta mempertahankan Indonesia sehingga kemerdekaan tidak kembali direnggut.

H. Mutahar sendiri lahir di Semarang pada 5 Agustus 1916 dan meninggal dunia pada 9 Juni 2004 dalam usia 87 tahun.

Selain dikenal sebagai pencipta lagu nasional, ia merupakan tokoh kepanduan Indonesia dan salah satu penggagas berdirinya Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Sunscreen SPF 50 Murah biar Kulit Gak Gosong saat Agustusan, Mulai Rp24 Ribuan

5 Sunscreen SPF 50 Murah biar Kulit Gak Gosong saat Agustusan, Mulai Rp24 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:56 WIB

20 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus Untuk Ibu-ibu Alat Rumah Tangga Murah

20 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus Untuk Ibu-ibu Alat Rumah Tangga Murah

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Ini Penulisan Ucapan Dirgahayu dan HUT Ke-81 RI yang Benar, Jangan Sampai Keliru!

Ini Penulisan Ucapan Dirgahayu dan HUT Ke-81 RI yang Benar, Jangan Sampai Keliru!

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:11 WIB

Terkini

Puan Maharani Ungkap 4 Nama Calon Petinggi BI Pilihan Presiden

Puan Maharani Ungkap 4 Nama Calon Petinggi BI Pilihan Presiden

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Kepala KUA Pulau Beringin Tewas Ditikam, Cekcok Berawal dari Jemuran Kopi

Kepala KUA Pulau Beringin Tewas Ditikam, Cekcok Berawal dari Jemuran Kopi

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Jokowi Tantang dr Tifa, Kalau Yakin 100 Persen Ijazahnya Palsu: Buktikan di Persidangan!

Jokowi Tantang dr Tifa, Kalau Yakin 100 Persen Ijazahnya Palsu: Buktikan di Persidangan!

Surakarta | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Cegah Kriminal, BRI Hadirkan Fitur Notifikasi Real-Time WhatsApp dan SMS di BRImo

Cegah Kriminal, BRI Hadirkan Fitur Notifikasi Real-Time WhatsApp dan SMS di BRImo

Bri | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:11 WIB

Singgung Soal Transaksi Rp 809 Miliar, Nadiem Makarim Optimistis Vonis 10 Tahun Bisa Dikoreksi

Singgung Soal Transaksi Rp 809 Miliar, Nadiem Makarim Optimistis Vonis 10 Tahun Bisa Dikoreksi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:11 WIB

Makam Sutrimo Dibongkar, Polisi Dalami Kematian Eks Karumga Febrie Adriansyah

Makam Sutrimo Dibongkar, Polisi Dalami Kematian Eks Karumga Febrie Adriansyah

Foto | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Hadirkan Pendampingan dan Dukungan Usaha bagi UMKM Desa Brilian

Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Hadirkan Pendampingan dan Dukungan Usaha bagi UMKM Desa Brilian

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:09 WIB

Sampah Plastik Punya 'Kehidupan Kedua', Cerita di Aloha Diolah Menjadi Furnitur

Sampah Plastik Punya 'Kehidupan Kedua', Cerita di Aloha Diolah Menjadi Furnitur

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:07 WIB

Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian

Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian

Surakarta | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Jalur Sepeda Jakarta Mau Dievaluasi, Jangan Sampai Cuma Jadi Garis di Jalan

Jalur Sepeda Jakarta Mau Dievaluasi, Jangan Sampai Cuma Jadi Garis di Jalan

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:05 WIB

×