- Nasi bisa berubah bau dan warna setelah beberapa jam di rice cooker.
- Uap air dan suhu pemanas perlu diperhatikan.
- Ada kebiasaan sederhana agar nasi tetap wangi dan pulen.
Suara.com - Nasi yang baru matang biasanya masih pulen dan harum. Namun, setelah beberapa jam berada di rice cooker, kondisinya bisa saja berubah.
Warna nasi mulai kekuningan, teksturnya tidak lagi seperti saat pertama matang, atau muncul bau yang kurang sedap ketika tutup rice cooker dibuka. Masalah ini sering terjadi.
Situasi seperti ini pun cukup mengganggu, apalagi jika nasi masih ingin dimakan untuk beberapa waktu ke depan. Padahal, rice cooker sudah dalam mode Warm dan nasi seharusnya tetap hangat.
Lantas, apa yang membuat nasi cepat bau dan menguning? Melansir dari unggahan Instagram @miyakoofficial.id, ada beberapa hal pada rice cooker yang perlu diperhatikan.
Saat nasi mulai menguning atau mengeluarkan aroma berbeda, bagian rice cooker ini perlu diperhatikan.

1. Uap Air Terperangkap di Dalam Rice Cooker
Uap air dari nasi yang baru matang dapat menempel pada bagian dalam tutup rice cooker. Air tersebut kemudian bisa menetes kembali ke nasi dan membuat kondisinya lebih lembap.
Kelembapan yang berlebih dapat memengaruhi kondisi nasi, terutama ketika nasi disimpan dalam waktu cukup lama. Oleh karena itu, uap air yang tertahan di dalam rice cooker perlu dikeluarkan agar tidak terus kembali ke nasi.
Salah satu caranya adalah segera mengaduk nasi setelah rice cooker berpindah ke mode Warm. Aduk nasi hingga bagian dasar agar uap air yang terjebak di sela-sela nasi dapat keluar.
Selain itu, bagian dalam tutup rice cooker dan penampung uap air juga perlu dibersihkan secara rutin. Sisa air dan kotoran yang dibiarkan menumpuk dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri.
2. Suhu Rice Cooker Tidak Stabil
Suhu pemanas rice cooker juga berkaitan dengan kondisi nasi setelah matang. Ketika pemanas tidak bekerja secara optimal dan suhu menjadi tidak stabil, nasi dapat lebih cepat mengalami perubahan kondisi.
Suhu yang kurang terjaga dapat membuat nasi menjadi lebih cepat kering. Kondisi tersebut juga dapat memengaruhi kualitas nasi selama disimpan dalam mode Warm.
Selain memperhatikan kondisi rice cooker, nasi sebaiknya segera diaduk setelah masuk ke mode Warm. Kebiasaan ini membantu mengeluarkan uap yang masih tertahan sehingga nasi tidak terlalu lembap di bagian tertentu.
Membersihkan tutup bagian dalam dan penampung uap secara berkala juga penting dilakukan. Dengan begitu, bagian rice cooker yang bersentuhan dengan uap dan air tetap terjaga kebersihannya.
Tips Agar Nasi Tetap Wangi dan Pulen
Biar nasi tetap wangi dan pulen seharian, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan setelah nasi matang.
1. Langsung Aduk Nasi
Begitu rice cooker berpindah ke mode Warm, segera aduk nasi sampai ke bagian dasar. Cara ini membantu mengeluarkan uap air yang masih terjebak di sela-sela nasi.
Mengaduk nasi juga membuat uap panas tidak terkumpul di bagian tertentu sehingga kondisi nasi lebih merata saat disimpan.
2. Rutin Bersihkan Tutup Dalam
Bagian dalam tutup rice cooker dan penampung uap air perlu dibersihkan secara berkala. Lap sisa air dan kotoran yang menempel setelah digunakan agar bagian tersebut tetap bersih.
Penampung uap yang jarang dibersihkan dapat menjadi tempat berkumpulnya kotoran dan bakteri. Membersihkannya secara rutin menjadi salah satu kebiasaan penting untuk menjaga kebersihan rice cooker.