- Minyak esensial rosemary dikenal mampu mengatasi kerontokan dan mendukung pertumbuhan rambut.
- Kandungan asam karnosat dan pijatan kulit kepala membantu memulihkan jaringan rusak serta melancarkan aliran darah.
- Pengguna disarankan mencampur minyak dengan carrier oil dan mengaplikasikannya secara konsisten selama enam bulan.
Suara.com - Masalah kerontokan dan penipisan rambut sering kali membuat seseorang mencari berbagai perawatan alami. Salah satu bahan alami yang populer digunakan adalah minyak rosemary atau rosemary oil.
Bahan alami tersebut dipercaya dapat membantu mengurangi kerontokan dan mendukung pertumbuhan rambut.
Melansir dari laman Cleveland Clinic, rosemary oil adalah minyak esensial yang diekstrak dari tanaman herba rosemary (Rosmarinus officinalis).
Rosemary oil berpotensi mendukung pertumbuhan rambut, tetapi hasilnya dapat berbeda pada setiap orang.
Selain populer dalam dunia kuliner, ekstrak minyak ini telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional.
Rosemary oil kaya akan senyawa aktif yang memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi (antiperadangan), dan antimikroba sehingga berpotensi memberikan manfaat untuk kulit kepala dan rambut.
Cleveland Clinic bahkan menyebutkan bahwa penelitian dalam beberapa tahun terakhir menemukan rosemary oil dapat menjadi salah satu alternatif perawatan untuk kerontokan rambut berpola atau androgenic alopecia.
Jika dibandingkan dengan minoxidil (Rogaine®), minyak ini terbukti sama efektifnya dalam merangsang pertumbuhan kembali rambut berkat senyawa aktifnya.
Rosemary Oil Apakah Bisa Menumbuhkan Rambut?
Jawabannya iya, rosemary oil berpotensi membantu pertumbuhan rambut, tetapi bukan berarti dapat menumbuhkan rambut secara instan atau memberikan hasil yang sama pada setiap orang.
Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui alasan pasti mengapa minyak ini begitu efektif untuk pertumbuhan rambut.
Namun, beberapa penelitian terdahulu menunjukkan bahwa kandungan asam karnosat dalam rosemary oil dapat membantu memulihkan saraf dan jaringan yang rusak.
Pijatan telah lama digunakan bersama metode perawatan alami lainnya untuk meningkatkan aliran darah ke kulit kepala dan mendukung pertumbuhan rambut, dan penggunaan minyak rosemary dapat membuatnya jauh lebih efektif.
Dermatolog Shilpi Khetarpal, MD, menjelaskan, "Jika kamu meningkatkan aliran darah ke kulit kepala, Anda memberikan nutrisi yang dibutuhkan rambut agar tidak mudah rontok, tumbuh lebih lebat, dan menjadi lebih sehat."
Khetarpal juga menekankan pentingnya ekspektasi yang masuk akal saat menggunakan rosemary oil, terutama jika kerontokan sudah berlangsung lama.
"Anda harus realistis. Jika Anda telah mengalami kerontokan rambut selama lebih dari 20 tahun, jangan berharap ini bekerja secara ajaib. Minyak rosemary mungkin sedikit membantu, terutama jika kerontokan rambut Anda baru saja dimulai, tetapi pertumbuhan rambut itu bervariasi. Tidak ada jaminan," terangnya.
Tips Menggunakan Rosemary Oil untuk Rambut
Jika ingin mencoba rosemary oil sebagai bagian dari rutinitas perawatan rambut, berikut beberapa tips yang dapat diterapkan:
Campurkan dengan Carrier Oil
Minyak esensial murni sangat pekat. Encerkan rosemary oil dengan carrier oil seperti minyak kelapa atau minyak jojoba untuk mencegah iritasi kulit kepala.
Pijat Langsung ke Kulit Kepala
Menempelkan minyak hanya pada batang rambut tidak akan memberikan efek penumbuhan. Dr. Khetarpal menyarankan untuk pijat perlahan agar minyak merata pada kulit kepala. Jangan hanya mengoleskannya pada batang rambut.
Diamkan Beberapa Jam
Gunakan beberapa tetes minyak rosemary dan biarkan menempel di kulit kepala setidaknya selama beberapa jam. Anda bisa mengaplikasikannya di malam hari lalu mencucinya di pagi hari.
Gunakan secara Konsisten
Penggunaan sekali saja tidak langsung menumbuhkan rambut lebat. Aplikasikan setidaknya dua atau tiga kali seminggu selama enam bulan untuk melihat peningkatan yang signifikan.