- Tingginya permintaan parfum bermerek di pasaran membuat pembeli harus waspada dengan produk palsu.
- Ada 7 cara mudah membedakan parfum branded ori dengan palsu agar tidak tertipu saat membelinya.
- Jangan terkecoh kemasan, wangi dan harganya nya, tapi juga periksa hal-hal penting lainnya.
Suara.com - Parfum branded atau impor semakin diminati karena kualitas wanginya lebih terjamin untuk menunjang penampilan sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.
Namun, tingginya permintaan terhadap parfum bermerek juga diikuti peredaran parfum palsu atau KW di pasaran.
Karena itu, calon pembeli perlu lebih teliti sebelum mengeluarkan uang, terutama jika menemukan produk yang dengan harga jauh di bawah pasaran.
Apalagi, banyak parfum KW yang wangi dan kemasannya sulit dibedakan dengan produk asli, sehingga membuat terkecoh.
Lantas, bagaimana cara cek parfum branded ori atau palsu? Ini 7 tipsnya.
1. Periksa Kemasan

Kemasan dapat menjadi pemeriksaan awal. Perhatikan kualitas cetakan, logo, jenis huruf, ejaan, hingga kerapian plastik pembungkus dan kotaknya.
Parfum asli umumnya memiliki kemasan yang rapi dan konsisten dengan desain yang ditampilkan produsen. Namun, kemasan yang terlihat sempurna belum otomatis menjamin keaslian karena produk palsu juga dapat dibuat menyerupai aslinya.
2. Cek Botol dan Tutup
Amati kualitas botol, tulisan, logo, hingga bagian tutup dan sprayer. Botol produk asli umumnya dibuat dengan standar produksi yang presisi sehingga terasa kokoh dan memiliki detail yang rapi.
Perhatikan pula apakah tutup terpasang dengan baik serta tidak terdapat cacat produksi yang mencolok pada botol parfum.
3. Cocokkan Kode Produk
Jika tersedia, periksa batch code, barcode, atau kode produk pada kemasan dan botol. Informasi tersebut dapat dibandingkan dengan data produk melalui kanal resmi merek jika tersedia.
Perlu dicatat, keberadaan barcode atau batch code saja tidak cukup untuk membuktikan keaslian karena kode dapat ditiru. Karena perlu jeli sebelum beli.
4. Kenali Karakter Aromanya
Parfum asli biasanya memiliki komposisi aroma yang berkembang setelah disemprotkan. Wangi dapat berubah dari top notes menuju middle notes dan base notes.
Sebaliknya, parfum tiruan bisa memiliki aroma alkohol yang sangat menusuk atau karakter wangi yang terasa datar. Walau begitu, ketahanan aroma tidak dapat dijadikan patokan tunggal karena dipengaruhi jenis parfum, konsentrasi, kulit, cuaca, dan aktivitas.
5. Amati Cairan Parfum
Warna cairan seharusnya sesuai dengan karakter produk yang dikeluarkan produsen. Namun, tes gelembung dengan mengocok botol bukan metode ilmiah yang dapat memastikan parfum asli atau palsu. Begitu pula warna cairan dapat berbeda karena formulasi, usia produk, atau penyimpanan.
Cara paling aman adalah memeriksa beberapa indikator sekaligus dan membeli melalui saluran resmi. Jangan mengambil keputusan hanya berdasarkan aroma, harga, atau satu ciri fisik.
6. Jangan Tergiur Harga Terlalu Murah
Harga parfum branded yang jauh lebih rendah dari harga resmi patut dicurigai dan diperiksa lebih lanjut.
Diskon memang bisa terjadi, tetapi calon pembeli sebaiknya mencari tahu alasan potongan harga dan membandingkannya dengan harga di toko resmi atau distributor tepercaya.
7. Periksa Reputasi Penjual
Belilah dari butik, distributor, atau toko resmi yang dapat diverifikasi. Untuk pembelian online, periksa identitas penjual, ulasan pelanggan, kebijakan pengembalian, serta status toko.
Jika merek menyediakan daftar retailer resmi, gunakan informasi tersebut sebagai pembanding untuk mendapatkan parfum ori.
Itulah 7 cara membedakan parfum branded ori dan KW yang bisa dicoba agar tidak salah beli.