Minim Akses dan Kesempatan Jadi Hambatan Anak Muda Berkarya di Desa

Bimo Aria Fundrika

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:57 WIB
Minim Akses dan Kesempatan Jadi Hambatan Anak Muda Berkarya di Desa
Ilustrasi Pahlawan Lingkungan (unsplash)

Suara.com - Anggapan bahwa anak muda enggan tinggal dan berkarya di desa dinilai perlu ditinjau kembali. Direktur Eksekutif Teens Go Green, Bambang Sutrisno, mengatakan keterbatasan akses informasi, kesempatan menerapkan pengetahuan, dan ruang partisipasi menjadi hambatan bagi pemuda untuk berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Bambang dalam diskusi pada Inception Workshop peluncuran Fase Operasional Kedelapan (2025–2029) GEF Small Grants Programme (SGP), yang mengusung tema Building Sustainable Landscapes and Seascapes Through Innovation and Partnership.

Dalam diskusi tersebut, Friga, perwakilan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), menyoroti pengalaman program pengiriman anak muda dari kota ke desa pada 2021–2024. Program yang saat itu didukung Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim tersebut melibatkan hampir 3.500 anak muda.

Menurut Friga, pengalaman itu menunjukkan bahwa persoalannya bukan semata-mata keengganan anak muda tinggal di desa, melainkan minimnya informasi mengenai peluang yang tersedia. Potensi lokal, seperti kopi, vanili, ekowisata, dan perhutanan sosial, belum banyak dikenali sebagai ruang berkarya bagi pemuda.

Ia juga menilai pendidikan tinggi belum cukup memperkenalkan desa sebagai ruang potensial untuk mengembangkan kemampuan dan membangun penghidupan.

"Kota sudah tidak rindu lagi sama kami, saatnya kami putar balik," ujar Friga.

Menanggapi hal tersebut, Bambang mengatakan minat pemuda terhadap isu perubahan iklim dan kerusakan lingkungan perlu dihubungkan dengan kesempatan untuk melakukan aksi nyata.

Menurutnya, program pemberdayaan juga perlu menghindari pendekatan yang menempatkan masyarakat kota sebagai pembawa solusi bagi desa. Sebaliknya, pemuda perlu belajar dari pengetahuan lokal dan masyarakat adat, kemudian memperkuatnya dengan pengetahuan serta keterampilan yang mereka miliki.

Bambang mencontohkan gerakan pulang kampung oleh Barisan Pemuda Adat sebagai salah satu upaya melibatkan generasi muda dalam menjaga pengetahuan dan praktik lokal.

baca juga

Ia mengidentifikasi tiga persoalan utama dalam pelibatan pemuda, yakni akses informasi, kesempatan menerapkan pengetahuan, dan partisipasi bermakna dalam pengambilan keputusan.

Menurut Bambang, program peningkatan kapasitas perlu disertai kesempatan untuk mempraktikkan pengetahuan tersebut. Ia mencontohkan hibah mikro yang membantu sejumlah kelompok pemuda berkembang menjadi organisasi dan mengakses pendanaan dari lembaga lain.

Bambang juga meminta GEF SGP menyesuaikan persyaratan administrasi hibah dengan kapasitas organisasi pemuda, pemuda adat, dan penyandang disabilitas. Persyaratan yang terlalu rumit, menurutnya, berisiko membatasi akses komunitas lokal terhadap pendanaan.

Ia berharap pemuda dapat dilibatkan sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program, sehingga tidak sekadar menjadi peserta, tetapi turut menentukan keputusan yang berdampak pada komunitas mereka.

Penulis: Inesia Dian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Pemulihan Ekonomi, Pertamina Bantu Perajin Tenun Desa Adat Sade Kembali Berkarya

Dukung Pemulihan Ekonomi, Pertamina Bantu Perajin Tenun Desa Adat Sade Kembali Berkarya

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:48 WIB

Fenomena Downgrade Lifestyle: Saat Anak Muda Berani Lepas Gengsi

Fenomena Downgrade Lifestyle: Saat Anak Muda Berani Lepas Gengsi

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Sustainability Tak Harus Rumit, Ini Cara Memulai Gaya Hidup Ramah Lingkungan dari Keseharian

Sustainability Tak Harus Rumit, Ini Cara Memulai Gaya Hidup Ramah Lingkungan dari Keseharian

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:11 WIB

Terkini

Minim Akses dan Kesempatan Jadi Hambatan Anak Muda Berkarya di Desa

Minim Akses dan Kesempatan Jadi Hambatan Anak Muda Berkarya di Desa

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:57 WIB

6 Parfum Musim Hujan Wangi Warm Spicy dan Amber, Hangat dan Elegan

6 Parfum Musim Hujan Wangi Warm Spicy dan Amber, Hangat dan Elegan

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:57 WIB

Mitchel Bakker Resmi Debut Bersama Eks Klub Calvin Verdonk, Usung Target Tinggi

Mitchel Bakker Resmi Debut Bersama Eks Klub Calvin Verdonk, Usung Target Tinggi

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Puma untuk Jalan Kaki, Bantalan Empuk Anti Pegal

3 Rekomendasi Sepatu Puma untuk Jalan Kaki, Bantalan Empuk Anti Pegal

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Viral Bule Brasil Ngos-ngosan Ajari Gubernur Sumsel Padamkan Kebakaran Hutan

Viral Bule Brasil Ngos-ngosan Ajari Gubernur Sumsel Padamkan Kebakaran Hutan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:48 WIB

5 Pasangan Shio yang Paling Tidak Cocok Bisnis Bareng, Rentan Beda Pendapat

5 Pasangan Shio yang Paling Tidak Cocok Bisnis Bareng, Rentan Beda Pendapat

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Tak Semua Pesan Harus Dibalas Sekarang, Berhenti Jadi Terlalu Available!

Tak Semua Pesan Harus Dibalas Sekarang, Berhenti Jadi Terlalu Available!

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Rossa Purbo Bekti Jadi Kapolres Bangkalan, KPK Pastikan Penanganan Perkara Tetap Jalan

Rossa Purbo Bekti Jadi Kapolres Bangkalan, KPK Pastikan Penanganan Perkara Tetap Jalan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik

Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:41 WIB

5 Cara Mencegah Rayap pada Lemari Kayu agar Awet dan Tidak Mudah Rusak

5 Cara Mencegah Rayap pada Lemari Kayu agar Awet dan Tidak Mudah Rusak

Sumut | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:40 WIB

×