- Bedak padat yang pecah belum tentu bisa dikembalikan seperti semula.
- Gunakan alat yang bersih dan kering untuk menangani serpihan bedak.
- Hindari menambahkan alkohol atau air sembarangan ke dalam bedak.
Suara.com - Pernahkah bedak padat kamu jatuh kemudian pecah? Hal ini tentu memunculkan pertanyaan, apakah bedak yang hancur masih bisa diperbaiki agar dapat digunakan kembali?
Seperti yang dirasakan, bedak padat yang pecah memang cukup merepotkan, apalagi jika isinya masih banyak. Serpihan bedak yang berantakan juga membuat produk lebih sulit digunakan seperti biasa.
Sebelum mencoba memperbaikinya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar bedak tetap aman digunakan. Berikut informasi lengkapnya.
Bedak padat umumnya mengandung bahan seperti talc atau mica sebagai pemberi tekstur, pigmen untuk menghasilkan warna, serta bahan pengikat agar bubuk dapat menyatu dan membentuk padatan.

Cara Mengatasi Bedak Padat yang Pecah
1. Periksa kondisi bedak dan kemasannya
Sebelum mencoba memperbaiki bedak, periksa apakah produk masih bersih dan kemasannya tidak rusak.
Jika bedak jatuh ke lantai, terkena air, atau tercampur kotoran, sebaiknya jangan digunakan kembali karena berisiko terkontaminasi.
2. Pisahkan serpihan yang masih bersih
Apabila bedak hanya pecah di dalam kemasan dan tidak terkena kotoran, serpihan yang masih bersih dapat dikumpulkan menggunakan spatula kosmetik yang bersih dan kering.
Hindari mengambil bedak menggunakan jari secara langsung agar kotoran dari tangan tidak berpindah ke produk.
Langkah ini tidak akan mengembalikan bedak menjadi padat seperti semula. Serpihan yang terkumpul tetap berupa bubuk sehingga penggunaannya mungkin terasa berbeda.
3. Gunakan kuas bersih untuk mengambil bedak
Jika produk masih bersih dan layak digunakan, ambil sedikit bedak menggunakan kuas kosmetik yang bersih. Aplikasikan secara perlahan agar bubuk tidak berhamburan dan hindari menghirup serbuknya.
Bersihkan kuas secara rutin dan jangan berbagi aplikator dengan orang lain. Kebersihan tangan, wadah, dan alat rias penting untuk mengurangi risiko kontaminasi kosmetik.