-
Penggunaan retinol direkomendasikan untuk usia 20 tahun ke atas.
-
Remaja di bawah usia 20 tahun cukup fokus basic skincare.
-
Mulai menggunakan retinol dari konsentrasi rendah agar kulit tidak iritasi.
1. Mulai dari Konsentrasi Rendah
Bagi pemula, jangan langsung ambisius memakai produk dengan dosis tinggi. Awali dari persentase yang rendah, misalnya 0,5% atau 1%. Beri jeda penggunaannya, cukup 2 kali dalam seminggu untuk melihat bagaimana reaksi kulitmu.
2. Gunakan Hanya pada Malam Hari
Malam hari adalah waktu paling ideal bagi kulit untuk meregenerasi selnya. Ingat, jangan terburu-buru atau menggunakannya terlalu sering setiap hari, karena justru bisa memicu kulit kering, terasa "ketarik", hingga mengelupas.
3. Wajib Pakai Moisturizer
Setelah menggunakan retinol, kulit cenderung menjadi lebih sensitif. Karena itu, kuncilah kelembapannya dengan moisturizer yang memiliki formula lebih rich, terutama yang mengandung Hyaluronic Acid.
4. Jangan Lupa Sunscreen Keesokan Harinya
Retinol membuat kulit lebih sensitive terhadap paparan sinar matahari. Jika malamnya kamu pakai retinol dan keesokan harinya membiarkan wajah tanpa perlindungan sunscreen (minimal SPF 30), bersiaplah menghadapi risiko kulit memerah atau kusam.
5. Hindari Dicampur dengan AHA/BHA
Ingin wajah mulus bebas jerawat sekaligus kencang membuat sebagian orang nekat mencampur retinol dengan produk eksfoliasi ber-AHA atau BHA secara bersamaan.
Padahal, hal ini wajib dihindari karena berisiko tinggi memicu iritasi parah akibat pengelupasan yang terlalu ekstrem.