- Dokter Clarissa Nathasia menyarankan penambahan takaran pelembap untuk mengatasi kulit kering di MyClinic Jakarta pada 10 Oktober 2026.
- Masyarakat diimbau rutin mengaplikasikan ulang sunscreen serta menggunakan face mist guna menjaga hidrasi kulit saat kemarau.
- Kulit kering harus segera ditangani karena dapat merusak skin barrier serta memicu timbulnya masalah jerawat.
Suara.com - Kulit kering jadi salah satu keluhan paling banyak saat musim kemarau. Tapi, alih-alih mengubah merek skincare, dokter estetika menyarankan penyesuaian berdasarkan kondisi cuaca.
Dokter Estetika MyClinic Jakarta, dr. Clarissa Nathasia, menyarankan agar saat mengalami kulit kering di musim kemarau, seseorang menambah takaran pelembap dari jumlah sebelumnya.
"Biasanya kita menggunakan skincare itu, kita juga mesti kondisiin sih sebenarnya sama cuacanya seperti apa," ujar dr. Clarissa saat pembukaan cabang pertama jaringan klinik estetika asal Malaysia, MyClinic Jakarta, di Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu (10/10/2026).
Menurutnya, ketika cuaca sedang kering, seseorang mungkin perlu menyesuaikan rutinitas perawatan yang sebelumnya sudah digunakan sehari-hari.
"Kalau misalnya sehari dua kali sebelum pakai serum, atau setelah mandi atau sebelum gini, biasanya lebih banyakin lagi aja volumenya," katanya.

Berikut ini tips merawat kulit kering saat kemarau yang perlu diperhatikan.
1. Tambah takaran pelembap
Saat kulit terasa lebih kering, jangan hanya terpaku pada rutinitas skincare yang biasa digunakan. Perhatikan perubahan kondisi kulit dan sesuaikan penggunaan pelembap.
dr. Clarissa menjelaskan, perubahan cuaca dapat membuat seseorang perlu menambahkan langkah perawatan yang sebelumnya tidak dibutuhkan.
"Nah, mungkin yang tadinya skincare-nya dia cuma perlu satu, tapi mungkin sekarang jadi dua, tambahan moisturizer," paparnya.
Pelembap dapat membantu mempertahankan kelembapan kulit. American Academy of Dermatology (AAD) juga menyarankan penggunaan pelembap saat kulit masih sedikit lembap setelah mandi agar air dapat tertahan di kulit.
2. Ingat, aplikasikan ulang sunscreen
Penggunaan sunscreen sebaiknya menjadi bagian dari rutinitas harian, bukan hanya ketika beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama.
"Kalau saya selalu merekomendasikan harus re-apply sunscreen sesering mungkin sebenarnya," tuturnya.
Secara umum, AAD merekomendasikan sunscreen dengan perlindungan spektrum luas dan SPF minimal 30.
Sunscreen perlu diaplikasikan ulang setiap dua jam ketika berada di luar ruangan, serta setelah berenang atau berkeringat.

3. Tambahkan face mist
Ketika beraktivitas pada siang hari dan kulit terasa kering, face mist dapat menjadi pilihan tambahan dalam rutinitas perawatan.
"Kalau misalnya siang kering, semprot aja sama yang face mist itu," katanya.
Meski demikian, face mist tidak selalu dapat menggantikan pelembap. Efeknya bergantung pada kandungan produk, dan sebagian produk hanya memberikan sensasi segar sementara.
4. Kulit kering bisa menjadi tanda masalah pada skin barrier
dr. Clarissa mengingatkan agar kulit kering tidak dibiarkan begitu saja dan sebaiknya segera ditangani. Pasalnya, kondisi kulit yang kering dapat mengganggu kenyamanan penggunaan produk skincare dan makeup.
"Jangan biarkan kulit kita kering. Kalau kering nanti skin barrier kita rusak soalnya. Kalau skin barrier rusak, semua yang kita pakai skincare, makeup, semuanya pasti nggak nempel. Nanti malah jerawatan," katanya.
5. Jaga hidrasi dan perhatikan pola makan
Perawatan kulit bukan hanya soal produk yang dioleskan dari luar. Kebiasaan minum dan pola makan juga perlu diperhatikan untuk mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.
dr. Clarissa menekankan pentingnya menjaga hidrasi. Ia juga menyarankan agar masyarakat memperhatikan pilihan makanan dan tidak berlebihan mengonsumsi makanan yang digoreng.
"Minum sangat penting sih. Minum juga penting. Terus jaga makanan sih, jangan yang fried-fried lah, goreng-goreng," jelasnya.
Adapun dr. Clarissa merupakan dokter estetika di MyClinic Jakarta dengan keahlian yang mencakup facial rejuvenation, injectables, age management, dan advanced aesthetic treatments, dengan penekanan pada hasil yang natural dan perawatan individual.
"Bagi kami, hasil yang baik bukan hanya tentang perubahan penampilan, tetapi juga tentang rasa percaya diri dengan tetap terlihat seperti diri mereka sendiri," pungkas dr. Clarissa.