5 Tips Merawat Kulit Kering saat Kemarau, Dokter Saran Tambah Pelembap

Nur Khotimah, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:45 WIB
5 Tips Merawat Kulit Kering saat Kemarau, Dokter Saran Tambah Pelembap
Ilustrasi kulit kering. (Pixabay/Antoni Shkraba)
baca 10 detik
  • Dokter Clarissa Nathasia menyarankan penambahan takaran pelembap untuk mengatasi kulit kering di MyClinic Jakarta pada 10 Oktober 2026.
  • Masyarakat diimbau rutin mengaplikasikan ulang sunscreen serta menggunakan face mist guna menjaga hidrasi kulit saat kemarau.
  • Kulit kering harus segera ditangani karena dapat merusak skin barrier serta memicu timbulnya masalah jerawat.

Suara.com - Kulit kering jadi salah satu keluhan paling banyak saat musim kemarau. Tapi, alih-alih mengubah merek skincare, dokter estetika menyarankan penyesuaian berdasarkan kondisi cuaca.

Dokter Estetika MyClinic Jakarta, dr. Clarissa Nathasia, menyarankan agar saat mengalami kulit kering di musim kemarau, seseorang menambah takaran pelembap dari jumlah sebelumnya.

"Biasanya kita menggunakan skincare itu, kita juga mesti kondisiin sih sebenarnya sama cuacanya seperti apa," ujar dr. Clarissa saat pembukaan cabang pertama jaringan klinik estetika asal Malaysia, MyClinic Jakarta, di Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu (10/10/2026).

Menurutnya, ketika cuaca sedang kering, seseorang mungkin perlu menyesuaikan rutinitas perawatan yang sebelumnya sudah digunakan sehari-hari.

"Kalau misalnya sehari dua kali sebelum pakai serum, atau setelah mandi atau sebelum gini, biasanya lebih banyakin lagi aja volumenya," katanya.

Ilustrasi kulit kering (Freepik)
Ilustrasi kulit kering (Freepik)

Berikut ini tips merawat kulit kering saat kemarau yang perlu diperhatikan.

1. Tambah takaran pelembap

Saat kulit terasa lebih kering, jangan hanya terpaku pada rutinitas skincare yang biasa digunakan. Perhatikan perubahan kondisi kulit dan sesuaikan penggunaan pelembap.

dr. Clarissa menjelaskan, perubahan cuaca dapat membuat seseorang perlu menambahkan langkah perawatan yang sebelumnya tidak dibutuhkan.

baca juga

"Nah, mungkin yang tadinya skincare-nya dia cuma perlu satu, tapi mungkin sekarang jadi dua, tambahan moisturizer," paparnya.

Pelembap dapat membantu mempertahankan kelembapan kulit. American Academy of Dermatology (AAD) juga menyarankan penggunaan pelembap saat kulit masih sedikit lembap setelah mandi agar air dapat tertahan di kulit.

2. Ingat, aplikasikan ulang sunscreen

Penggunaan sunscreen sebaiknya menjadi bagian dari rutinitas harian, bukan hanya ketika beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama.

"Kalau saya selalu merekomendasikan harus re-apply sunscreen sesering mungkin sebenarnya," tuturnya.

Secara umum, AAD merekomendasikan sunscreen dengan perlindungan spektrum luas dan SPF minimal 30.

Sunscreen perlu diaplikasikan ulang setiap dua jam ketika berada di luar ruangan, serta setelah berenang atau berkeringat.

Dokter Estetika MyClinic Jakarta, dr. Clarissa Nathasia. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Dokter Estetika MyClinic Jakarta, dr. Clarissa Nathasia. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

3. Tambahkan face mist

Ketika beraktivitas pada siang hari dan kulit terasa kering, face mist dapat menjadi pilihan tambahan dalam rutinitas perawatan.

"Kalau misalnya siang kering, semprot aja sama yang face mist itu," katanya.

Meski demikian, face mist tidak selalu dapat menggantikan pelembap. Efeknya bergantung pada kandungan produk, dan sebagian produk hanya memberikan sensasi segar sementara.

4. Kulit kering bisa menjadi tanda masalah pada skin barrier

dr. Clarissa mengingatkan agar kulit kering tidak dibiarkan begitu saja dan sebaiknya segera ditangani. Pasalnya, kondisi kulit yang kering dapat mengganggu kenyamanan penggunaan produk skincare dan makeup.

"Jangan biarkan kulit kita kering. Kalau kering nanti skin barrier kita rusak soalnya. Kalau skin barrier rusak, semua yang kita pakai skincare, makeup, semuanya pasti nggak nempel. Nanti malah jerawatan," katanya.

5. Jaga hidrasi dan perhatikan pola makan

Perawatan kulit bukan hanya soal produk yang dioleskan dari luar. Kebiasaan minum dan pola makan juga perlu diperhatikan untuk mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

dr. Clarissa menekankan pentingnya menjaga hidrasi. Ia juga menyarankan agar masyarakat memperhatikan pilihan makanan dan tidak berlebihan mengonsumsi makanan yang digoreng.

"Minum sangat penting sih. Minum juga penting. Terus jaga makanan sih, jangan yang fried-fried lah, goreng-goreng," jelasnya.

Adapun dr. Clarissa merupakan dokter estetika di MyClinic Jakarta dengan keahlian yang mencakup facial rejuvenation, injectables, age management, dan advanced aesthetic treatments, dengan penekanan pada hasil yang natural dan perawatan individual.

"Bagi kami, hasil yang baik bukan hanya tentang perubahan penampilan, tetapi juga tentang rasa percaya diri dengan tetap terlihat seperti diri mereka sendiri," pungkas dr. Clarissa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Urutan Skincare Malam Viva untuk Flek Hitam dan Ratakan Warna Kulit Usia 50-an

Urutan Skincare Malam Viva untuk Flek Hitam dan Ratakan Warna Kulit Usia 50-an

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Setelah Pakai Milk Cleanser Viva Perlu Cuci Muka? Begini Urutannya, Jangan Keliru

Setelah Pakai Milk Cleanser Viva Perlu Cuci Muka? Begini Urutannya, Jangan Keliru

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Bye Jerawat! 4 Toner Succinic Acid Solusi Bersihkan Pori-Pori secara Lembut

Bye Jerawat! 4 Toner Succinic Acid Solusi Bersihkan Pori-Pori secara Lembut

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Terkini

8.093 Berkas Sertifikat Tanah Warga Jakarta Mandek, DPRD Desak Percepatan Penyelesaian

8.093 Berkas Sertifikat Tanah Warga Jakarta Mandek, DPRD Desak Percepatan Penyelesaian

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:16 WIB

Sekolah di Pekanbaru PJJ Lagi, Imbas Kabut Asap Tak Kunjung Hilang

Sekolah di Pekanbaru PJJ Lagi, Imbas Kabut Asap Tak Kunjung Hilang

Riau | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Mengapa Pemerintah Tidak Menetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional?

Mengapa Pemerintah Tidak Menetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional?

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Oppo ColorOS 17 Bawa AI yang Bisa Bereskan File hingga Bikin Itinerary

Oppo ColorOS 17 Bawa AI yang Bisa Bereskan File hingga Bikin Itinerary

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:09 WIB

3 Rekomendasi Sneakers Kanky Tanpa Tali, Handsfree Nyaman Buat Jalan Jauh

3 Rekomendasi Sneakers Kanky Tanpa Tali, Handsfree Nyaman Buat Jalan Jauh

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Menanti Wajah Baru Teluk Mendale Setelah Rusak Diterjang Bencana

Menanti Wajah Baru Teluk Mendale Setelah Rusak Diterjang Bencana

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Rudal Houthi Hantam Jantung Saudi Aramco, Harga Minyak Melonjak Drastis

Rudal Houthi Hantam Jantung Saudi Aramco, Harga Minyak Melonjak Drastis

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:59 WIB

Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar

Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:57 WIB

Auto Cerah! 4 Brightening Gel Cleanser Murah Rp40 Ribuan Atasi Wajah Kusam

Auto Cerah! 4 Brightening Gel Cleanser Murah Rp40 Ribuan Atasi Wajah Kusam

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Karhutla dan Krisis Komunikasi Publik: Saat Informasi Mitigasi Tak Selaras dengan Realitas

Karhutla dan Krisis Komunikasi Publik: Saat Informasi Mitigasi Tak Selaras dengan Realitas

Opini | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:47 WIB

×