- Pembeli dapat memeriksa keaslian sepatu Nike melalui kode produk, logo Swoosh, jahitan, material, kemasan, serta harga.
- Pemeriksaan menyeluruh diperlukan karena produsen barang tiruan mampu menyalin kode produk, kemasan, hingga barcode sepatu.
- Calon pembeli disarankan menghindari penawaran harga tidak wajar serta mengutamakan pembelian dari toko resmi atau penjual tepercaya.
Suara.com - Cara membedakan sepatu Nike original dan KW bisa dilakukan dengan memeriksa kode ART yang tertera pada label di bagian dalam lidah sepatu. Kode ini dapat membantu pembeli mencocokkan identitas model dan warna sepatu dengan informasi produk yang tersedia secara online.
Kode ART biasanya ditemukan pada label ukuran sepatu bersama informasi lain, seperti ukuran, negara produksi, dan tanggal produksi.
Label tersebut merupakan salah satu bagian yang dapat diperiksa untuk mengenali identitas produk alas kaki, sebagaimana dijelaskan dalam glosarium National Institute of Standards and Technology (NIST) Amerika Serikat.
Meski demikian, kode ART tidak bisa dijadikan satu-satunya patokan untuk memastikan sepatu Nike original. Produsen sepatu tiruan juga dapat menyalin kode produk dari sepatu asli. Karena itu, pembeli perlu mencocokkan kode tersebut dengan detail fisik sepatu dan memeriksa reputasi penjual.

1. Temukan Kode ART pada Lidah Sepatu Nike
Langkah pertama untuk membedakan sepatu Nike original dan KW adalah menemukan label ukuran yang biasanya terletak di bagian dalam lidah sepatu atau di area dalam lainnya, bergantung pada model.
Pada sejumlah sepatu Nike, label tersebut memuat kode produk yang dikenal sebagai style code. Kode ini sering ditulis dalam format enam karakter, tanda hubung, lalu tiga angka.
Sebagai contoh, kode BQ6472-101 memiliki enam karakter pertama sebagai identitas model dan tiga angka setelah tanda hubung sebagai penanda kombinasi warna atau colorway.
Dalam praktiknya, konsumen mungkin menemukan kode produk tersebut pada label yang juga memuat keterangan ART atau article number. Format label bisa berbeda sesuai model dan periode produksi.
Untuk memeriksanya, lakukan langkah berikut:
- Buka lidah sepatu dan cari label ukuran di bagian dalam.
- Temukan kode produk yang tercetak pada label, termasuk jika terdapat keterangan ART.
- Catat seluruh kombinasi huruf dan angka, termasuk tanda hubung.
- Gunakan kode tersebut untuk mencari model sepatu di situs resmi Nike atau katalog produk yang tepercaya.
Jangan tertukar antara kode produk dan nomor ukuran. Kode produk digunakan untuk mengidentifikasi model atau varian sepatu, sedangkan ukuran menunjukkan dimensi sepatu yang sesuai untuk pemakainya.
2. Cocokkan Kode ART dengan Model Sepatu
Setelah menemukan kode ART atau kode produk pada label, langkah berikutnya adalah memeriksa apakah kode tersebut sesuai dengan sepatu yang sedang diperiksa.
Misalnya, sepatu yang dijual diklaim sebagai Nike Air Force 1 dengan warna putih. Cari kode produk yang tercantum pada label, kemudian bandingkan hasil pencariannya dengan model dan warna sepatu tersebut.
Pencarian bisa dilakukan melalui mesin pencari atau situs resmi Nike di https://www.nike.com/id/.
Perhatikan beberapa hal berikut:
- Nama model yang muncul sesuai dengan sepatu yang diperiksa.
- Kombinasi warna pada hasil pencarian sama dengan sepatu yang dijual.
- Bentuk panel, logo, dan desain sol sesuai dengan model yang ditemukan.
- Informasi produk pada kotak sepatu, jika tersedia, tidak bertentangan dengan kode pada label.
- Jika kode ART mengarah pada model atau kombinasi warna yang berbeda, pembeli perlu berhati-hati.
- Ketidaksesuaian ini dapat menjadi tanda bahwa sepatu tersebut patut diperiksa lebih lanjut.
Namun, hasil pencarian kode yang cocok juga belum menjamin keaslian sepatu. Kode produk asli dapat disalin dan dicetak pada barang tiruan.