GTM dan Wasting pada Anak: Kenali Risiko Kekurangan Nutrisi dan Cara Mengatasinya

Nur Khotimah

Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:35 WIB
GTM dan Wasting pada Anak: Kenali Risiko Kekurangan Nutrisi dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi anak GTM. (Pexels/Karola G)
baca 10 detik
  • Gerakan Tutup Mulut pada anak dapat mengganggu kecukupan nutrisi serta memicu risiko gangguan gizi berupa wasting.
  • Orang tua perlu memperbaiki pola makan dan mempertimbangkan produk pendamping guna mendukung asupan nutrisi harian.
  • Pemeriksaan kesehatan secara berkala diperlukan untuk mendeteksi dini masalah pertumbuhan anak akibat penolakan makanan yang berkepanjangan.

Suara.com - Anak susah makan atau mengalami Gerakan Tutup Mulut (GTM) menjadi salah satu tantangan yang sering dihadapi orang tua. Mulai dari menolak makanan, hanya mau makan beberapa suap, hingga menangis ketika waktu makan tiba.

Kondisi ini kerap dianggap sebagai fase yang akan berlalu dengan sendirinya.

Padahal, jika berlangsung terus-menerus dan menyebabkan asupan nutrisi anak tidak mencukupi, masalah makan dapat berdampak pada berat badan serta proses pertumbuhan anak.

Salah satu kondisi gangguan gizi yang perlu diwaspadai adalah wasting, yaitu ketika berat badan anak terlalu rendah dibandingkan panjang atau tinggi badannya.

Untuk membantu menjaga kecukupan asupan, orang tua perlu memperbaiki pola makan anak dan dapat mempertimbangkan produk pendamping nutrisi sesuai kebutuhan.

Jangan Anggap Sepele GTM, Ini Dampaknya bagi Anak

Ilustrasi anak GTM (Pexels/Vanessa Loring)
Ilustrasi anak GTM (Pexels/Vanessa Loring)

Gerakan Tutup Mulut atau GTM merupakan istilah yang umum digunakan untuk menggambarkan perilaku anak yang menolak makan.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), penyebab anak sulit makan dapat beragam, mulai dari kondisi sedang sakit, rasa bosan, belum merasa lapar, hingga pengalaman makan yang kurang menyenangkan.

Masalah tersebut juga dapat berkaitan dengan kebiasaan pemberian makan yang tidak sesuai usia maupun kebutuhan anak.

baca juga

Jika GTM terjadi berkepanjangan, terdapat beberapa dampak yang perlu diperhatikan, terutama ketika jumlah makanan yang dikonsumsi terus berkurang.

Asupan energi dan protein yang tidak mencukupi dapat membuat berat badan lebih sulit bertambah. Jika kondisi ini berlangsung lama, pertumbuhan anak juga berisiko terganggu.

Namun, perlu dipahami bahwa tidak semua anak yang mengalami GTM otomatis mengalami kekurangan gizi. Orang tua perlu melihat pola makan, kondisi kesehatan, dan perkembangan pertumbuhan anak secara menyeluruh.

Mengenal Wasting, Kondisi Kurus yang Perlu Diwaspadai

Berbeda dari GTM yang menggambarkan perilaku menolak makan, wasting merupakan kondisi gangguan gizi yang dinilai berdasarkan ukuran tubuh anak.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), wasting pada anak balita ditandai dengan berat badan yang terlalu rendah dibandingkan panjang atau tinggi badannya berdasarkan standar pertumbuhan.

Kondisi ini dapat terjadi akibat kekurangan asupan nutrisi, penyakit infeksi, atau kombinasi berbagai faktor.

Wasting tidak boleh dianggap sekadar sebagai kondisi tubuh anak yang terlihat kurus. Anak yang mengalami wasting, terutama dalam kategori berat, memiliki risiko lebih tinggi mengalami infeksi, komplikasi kesehatan, dan gangguan perkembangan.

UNICEF juga menekankan pentingnya deteksi dini dan penanganan yang tepat untuk mencegah dampak serius dari wasting.

Karena itu, apabila berat badan anak sulit bertambah, mengalami penurunan, atau pertumbuhannya tidak sesuai dengan kurva pertumbuhan, orang tua sebaiknya segera melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan.

Mencegah Masalah Nutrisi Dimulai dari Kebiasaan Makan

Mengatasi anak GTM memerlukan pendekatan yang menyeluruh. Orang tua tidak cukup hanya berfokus pada bagaimana membuat anak menghabiskan makanan, tetapi juga perlu membangun kebiasaan makan yang sehat.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain mengatur jadwal makan utama dan camilan secara teratur, menciptakan suasana makan yang menyenangkan, serta menghindari kebiasaan memaksa anak ketika menolak makanan.

Pemberian makanan yang bervariasi dengan sumber energi dan protein yang cukup juga penting untuk mendukung pertumbuhan.

Selain itu, pemantauan berat badan dan tinggi badan perlu dilakukan secara berkala agar perubahan pola pertumbuhan dapat diketahui lebih awal.

Apabila anak mengalami gangguan pertumbuhan atau dicurigai mengalami wasting, pemeriksaan dan penanganan oleh tenaga kesehatan tetap menjadi langkah utama.

Pentingnya Alternatif Pendamping Nutrisi

Di tengah perhatian orang tua terhadap kebutuhan nutrisi anak, Flyon Kids Blueberry hadir sebagai salah satu pilihan produk pendamping asupan harian.

Flyon Kids merupakan varian dari brand FLYON yang diformulasikan untuk anak usia 1–13 tahun, dengan fokus pada pendampingan pemenuhan kebutuhan nutrisi serta dukungan terhadap nafsu makan anak.

Salah satu karakteristik Flyon Kids adalah kombinasi susu kambing Etawa dan ekstrak bahan alami dalam formulasinya.

Produk ini menggunakan susu kambing Etawa sebagai bahan dasar, dipadukan dengan ekstrak ikan sidat serta bahan herbal seperti jahe dan pegagan.

Perpaduan tersebut menjadi salah satu nilai tambah Flyon Kids bagi orang tua yang mencari produk pendamping nutrisi dengan kandungan susu dan ekstrak herbal alami.

Flyon Kids juga hadir dengan rasa blueberry, sehingga memberikan pilihan cita rasa yang berbeda bagi anak.

Melalui pendekatan formulanya, Flyon Kids diposisikan untuk melengkapi upaya pemenuhan nutrisi sehari-hari, terutama pada anak yang sedang mengalami tantangan dalam kebiasaan makannya.

Meski demikian, kandungan herbal alami tidak berarti produk dapat mengobati seluruh penyebab GTM. Flyon Kids juga bukan produk terapi wasting dan tidak dapat menggantikan makanan utama maupun intervensi gizi yang direkomendasikan tenaga kesehatan.

Pola Makan Tetap Jadi Prioritas

Upaya memenuhi nutrisi anak membutuhkan konsistensi dan perhatian terhadap kebutuhan masing-masing anak.

Bagi orang tua yang sedang menghadapi anak susah makan, Flyon Kids Blueberry dapat menjadi salah satu produk pendamping yang dipertimbangkan sesuai usia, kondisi kesehatan, dan petunjuk penggunaannya.

Namun, produk pendamping nutrisi perlu digunakan sebagai bagian dari upaya yang lebih luas, bukan sebagai satu-satunya solusi untuk memperbaiki pola makan atau meningkatkan berat badan anak.

Orang tua juga perlu memperhatikan kemungkinan alergi terhadap bahan produk serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila anak memiliki masalah pertumbuhan atau kondisi medis tertentu.

Jangan Tunggu Masalah Makan Mengganggu Pertumbuhan Anak

GTM bukan sekadar persoalan anak mau atau tidak mau membuka mulut ketika disuapi. Jika pola makan bermasalah berlangsung lama, kecukupan nutrisi dan perkembangan berat badan anak juga perlu mendapatkan perhatian.

Mengenali risiko wasting sejak dini, memperbaiki kebiasaan makan, serta memantau pertumbuhan merupakan langkah penting untuk mendukung kesehatan anak.

Flyon Kids Blueberry hadir sebagai salah satu pilihan pendamping nutrisi berbahan susu dan ekstrak herbal alami yang dapat dipertimbangkan orang tua dalam mendukung kecukupan asupan harian anak.

Untuk mengetahui informasi mengenai kandungan, varian, serta pilihan pembelian, orang tua dapat mengunjungi website resmi Susu Flyon.

Dengan pendampingan nutrisi yang tepat dan perhatian terhadap pola makan, orang tua dapat membantu memastikan kebutuhan anak selama masa pertumbuhan tetap menjadi prioritas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label

Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Jantung Butuh Energi? Kenali 4 Nutrisi Penting untuk Jaga Kesehatan Kardiovaskular dari Tingkat Sel

Jantung Butuh Energi? Kenali 4 Nutrisi Penting untuk Jaga Kesehatan Kardiovaskular dari Tingkat Sel

Health | Kamis, 24 September 2026 | 15:42 WIB

Anak Mulai Pilih-Pilih Makanan? Dokter Ungkap Solusi Penuhi Nutrisi Balita

Anak Mulai Pilih-Pilih Makanan? Dokter Ungkap Solusi Penuhi Nutrisi Balita

Health | Minggu, 13 September 2026 | 19:28 WIB

Terkini

Karhutla Tak Kunjung Padam! DPR Singgung Istilah 'Terorisme Ekologi' Prabowo: Jangan Cuma Jargon

Karhutla Tak Kunjung Padam! DPR Singgung Istilah 'Terorisme Ekologi' Prabowo: Jangan Cuma Jargon

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:35 WIB

Mengenal Degree Inflation: Mengapa Gelar S1 Makin Sulit Cari Kerja?

Mengenal Degree Inflation: Mengapa Gelar S1 Makin Sulit Cari Kerja?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:30 WIB

7 Calon Rektor UNM Menjalani Pemeriksaan Kesehatan

7 Calon Rektor UNM Menjalani Pemeriksaan Kesehatan

Sulsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:26 WIB

Mendagri Dorong Penguatan Sistem IT untuk Percepat Digitalisasi Perlindungan Sosial

Mendagri Dorong Penguatan Sistem IT untuk Percepat Digitalisasi Perlindungan Sosial

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:26 WIB

3 Shio Ini Diprediksi Paling Ciong di Tahun 2027, Karier dan Keuangan Terancam!

3 Shio Ini Diprediksi Paling Ciong di Tahun 2027, Karier dan Keuangan Terancam!

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:25 WIB

IHSG Anjlok, Dasco Minta BEI Lakukan Perbaikan dan Akomodir Laporan MSCI

IHSG Anjlok, Dasco Minta BEI Lakukan Perbaikan dan Akomodir Laporan MSCI

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:21 WIB

Mesin Turbo Bermasalah, Bus Transjakarta Koridor 2 Mengepulkan Asap Pekat di Senen

Mesin Turbo Bermasalah, Bus Transjakarta Koridor 2 Mengepulkan Asap Pekat di Senen

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:18 WIB

Tenyata DSSA, BREN, CUAN Bermain Curang di Pasar Modal, Ini Modusnya

Tenyata DSSA, BREN, CUAN Bermain Curang di Pasar Modal, Ini Modusnya

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:17 WIB

IHSG Anjlok Dihantam Sentimen MSCI, DPR: Alarm Serius bagi Pemerintah

IHSG Anjlok Dihantam Sentimen MSCI, DPR: Alarm Serius bagi Pemerintah

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:16 WIB

Sisi Gelap Ekonomi Sirkular: Saat Semangat Daur Ulang Warga Kandas karena Pasar

Sisi Gelap Ekonomi Sirkular: Saat Semangat Daur Ulang Warga Kandas karena Pasar

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:15 WIB

×