- Pakar wewangian Angel Cheung menyarankan konsumen memilih parfum sesuai kepribadian, suasana hati, serta kesempatan tanpa harus mengikuti tren.
- Pilihan aroma dapat disesuaikan dengan gaya, mulai dari kategori fresh dan fruity, floral, hingga warm dan intens.
- Perfumer Mark Buxton menyarankan konsumen agar tidak terburu-buru membeli dan meluangkan waktu mengevaluasi perkembangan aroma parfum terlebih dahulu.
Suara.com - Memilih parfum bukan hanya soal menemukan aroma yang enak dicium. Parfum juga dapat menjadi bagian dari ekspresi karakter dan gaya personal seseorang melalui aroma yang dikenakan.
Menurut situs Tatler Hong Kong, pakar wewangian asal Hong Kong, Angel Cheung, mengatakan bahwa pemilihan parfum dapat disesuaikan dengan kepribadian dan gaya hidup seseorang.
Karena itu, ia menyarankan konsumen untuk mencoba berbagai jenis parfum sebelum menentukan aroma pilihan.
Menurut Cheung, parfum yang tepat tidak harus selalu mengikuti tren atau pilihan orang lain. Aroma yang dipilih juga dapat disesuaikan dengan suasana hati dan kesempatan.
Ia menekankan bahwa seseorang boleh memiliki lebih dari satu parfum andalan untuk kebutuhan berbeda.
"Luangkan waktu untuk bereksperimen dengan berbagai jenis parfum sebelum mengambil keputusan," ujar Cheung.
Lantas, bagaimana cara memilih parfum berdasarkan karakter aroma dan gaya penampilan?
1. Aroma Fresh dan Fruity untuk Gaya Sehari-hari

Bagi yang menyukai penampilan sederhana dan praktis, aroma fresh atau fruity floral bisa menjadi salah satu pilihan untuk dicoba.
Karakter fresh umumnya memberikan kesan segar, sedangkan fruity floral memadukan nuansa buah dengan aroma bunga. Kombinasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mereka yang menginginkan wewangian untuk menemani aktivitas harian tanpa harus tampil terlalu mencolok.
Salah satu contohnya adalah Côte d’Azur Floral Fruity Silkening Body Splash, yang memadukan aroma peach, apple, dewberry, lilac, jasmine, white musk, dan grey amber.
2. Aroma Floral untuk Kesan Lembut dan Feminin

Aroma floral bisa dipertimbangkan bagi penyuka wewangian dengan karakter bunga. Jenis ini memiliki beragam variasi, mulai dari aroma bunga yang ringan hingga komposisi yang terasa lebih kaya dan intens.
Untuk penampilan feminin yang lebih polished, aroma floral dapat menjadi salah satu pilihan. Wewangian ini juga bisa dipadukan dengan aksesori berdesain sederhana maupun perhiasan yang lebih elegan, sesuai selera personal.
Salah satu contohnya adalah Côte d’Azur Baby Love Silkening Body Splash, yang memadukan powder, violet leaves, vanilla, rose, dan white musk untuk menghadirkan karakter soft floral.
3. Aroma Warm dan Intens untuk Penampilan Bold

Bagi yang menyukai penampilan lebih berani, parfum dengan karakter warm dan intens bisa masuk dalam daftar aroma yang dicoba.
Komposisi seperti amber, musk, rempah, atau aroma kayu dapat memberikan karakter berbeda, bergantung pada perpaduannya.
Wewangian dengan karakter lebih kuat juga dapat dipertimbangkan untuk acara malam atau kesempatan khusus, selama intensitasnya tetap sesuai dengan situasi.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kenyamanan orang di sekitar. Untuk ruang tertutup, tempat kerja, atau acara dengan banyak orang, penggunaan parfum secukupnya dapat membantu menghindari aroma yang terlalu menyengat.
Salah satu pilihan yang bisa dicoba adalah Côte d’Azur Blanc Pepper Absolu de Parfum, dengan perpaduan pink pepper, bergamot, orris, violet, orange flower, musk, dan amberette.
4. Jangan Terburu-buru Memilih Parfum
Tips lainnya dalam memilih parfum adalah tidak terburu-buru mengambil keputusan hanya berdasarkan aroma saat pertama kali disemprotkan.
Perfumer Mark Buxton dalam wawancara dengan Olfactif menyarankan konsumen untuk meluangkan waktu mengenali aroma parfum sebelum memutuskan untuk membelinya.
Buxton mengatakan bahwa konsumen sebaiknya menyemprotkan parfum, memberi waktu agar aromanya berkembang, lalu kembali mengevaluasi pilihan sebelum membeli.
"Semprotkan, luangkan waktu, pergilah berbelanja, amati perkembangan aromanya, lalu kembalilah. Anda tidak harus membeli wewangian dalam waktu lima detik," ujar Buxton.