- Runner Up 3 Miss Indonesia 2026, Dian Kharisma, meraih gelar Miss Royale 2026 berkat kepedulian sosialnya.
- Sejak tahun 2023, ia menjalankan wadah inklusif Panggung Tanpa Sekat untuk mengembangkan potensi anak-anak kurang mampu.
- Gelar tersebut diberikan oleh Royale by SoKlin sebagai apresiasi atas inisiatif sosial dan dampak positifnya.
Suara.com - Menjadi perempuan inspiratif tidak selalu tentang pencapaian di atas panggung. Ada pula perjuangan yang berlangsung jauh dari sorotan, seperti membuka kesempatan bagi orang lain untuk mengenali potensi diri dan meraih mimpi.
Hal itulah yang dilakukan Dian Kharisma, Miss Bengkulu yang berhasil meraih posisi Runner Up 3 Miss Indonesia 2026 sekaligus menyandang gelar Miss Royale 2026. Di balik pencapaiannya dalam ajang kecantikan tersebut, Dian memiliki kepedulian terhadap akses berkarya bagi anak-anak yang menghadapi keterbatasan ekonomi dan sosial.
Sejak 2023, Dian menjalankan Panggung Tanpa Sekat (PANTAS), sebuah wadah inklusif yang berupaya memberi ruang bagi anak-anak di berbagai daerah untuk menggali minat dan bakat mereka. Melalui inisiatif ini, ia ingin membuka kesempatan agar anak-anak dapat mengembangkan kemampuan dan berkarya tanpa terhalang latar belakang sosial maupun ekonomi.
Bagi Dian, setiap anak memiliki potensi yang layak diberi ruang untuk tumbuh. Kesempatan untuk belajar, mencoba hal baru, dan menunjukkan kemampuan seharusnya tidak hanya dimiliki oleh mereka yang mempunyai akses lebih baik.
Membuka Ruang bagi Anak untuk Berani Bermimpi
Selain aktif dalam kegiatan sosial, Dian juga berkarier sebagai pengajar public speaking dan modelling di dunia hiburan. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan yang mempertemukannya dengan dunia pengembangan diri, kepercayaan diri, dan keberanian untuk tampil.
Kemampuan berbicara di depan umum dan membangun kepercayaan diri bukan sekadar keterampilan untuk tampil di hadapan banyak orang. Bagi anak-anak, kemampuan tersebut juga dapat menjadi bekal untuk mengenali potensi, menyampaikan gagasan, dan berani mengambil kesempatan.
Melalui PANTAS, Dian berupaya menghadirkan ruang yang lebih terbuka bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan mereka. Inisiatif ini juga menjadi pengingat bahwa dukungan terhadap anak tidak cukup hanya dengan melihat keterbatasan yang mereka hadapi, tetapi perlu disertai kesempatan untuk bertumbuh.
Langkah Dian memperlihatkan bahwa kontribusi sosial dapat dimulai dari hal yang dekat dengan kemampuan dan kepedulian seseorang. Dengan bekal yang dimiliki, setiap orang bisa mengambil peran untuk membantu orang lain berkembang.
Miss Royale 2026, Apresiasi atas Kepedulian Sosial
Perjalanan Dian mendapat apresiasi melalui gelar Miss Royale 2026 dalam ajang Miss Indonesia 2026. Gelar yang diberikan oleh Royale by SoKlin, Official Pelembut Pakaian Miss Indonesia 2026, ini ditujukan untuk mengapresiasi kesuksesan, ketulusan, serta kesungguhan perempuan dalam menghadirkan inisiatif sosial yang bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Dian mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Baginya, gelar tersebut bukan hanya sebuah pencapaian, melainkan juga tanggung jawab untuk terus membawa nilai positif bagi orang lain.
“Saya sangat bersyukur diberi kepercayaan sebagai Miss Royale 2026. Ini merupakan sebuah kehormatan besar dan tanggung jawab yang istimewa bagi saya. Gelar ini menjadi pengingat bahwa menjadi perempuan bukan hanya soal tampil cantik, namun memiliki nilai-nilai sosial yang dijunjung tinggi,” ujar Dian.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diterimanya selama masa karantina Miss Indonesia 2026. Dukungan tersebut turut membantunya merasa percaya diri dalam menjalani berbagai kegiatan selama kompetisi.
Sementara itu, Head of Fabric Conditioner Category WINGS Group, Meliana Widodo, mengatakan bahwa dukungan Royale by SoKlin dalam ajang tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung perempuan Indonesia mengembangkan potensi diri.
Menurutnya, perempuan memiliki kesempatan untuk mencapai versi terbaik dirinya sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Perjalanan yang Tidak Berhenti di Panggung
Bagi Dian, pencapaian dalam ajang Miss Indonesia 2026 bukanlah akhir dari perjalanan. Ia berencana melanjutkan kegiatan sosialnya melalui PANTAS agar semakin banyak anak dapat memperoleh kesempatan untuk mengembangkan minat dan bakat.
Kisahnya menjadi pengingat bahwa keberhasilan dapat memiliki makna lebih luas ketika dibarengi keinginan untuk berbagi manfaat. Gelar dan pencapaian pribadi bisa menjadi pintu untuk menjangkau lebih banyak orang, tetapi dampak yang diberikan kepada sesama juga menjadi bagian penting dari perjalanan tersebut.
Pada akhirnya, menginspirasi tidak selalu berarti harus melakukan sesuatu yang besar. Memberi ruang bagi anak untuk mencoba, mendukung seseorang agar berani tampil, atau membantu orang lain melihat potensi dirinya bisa menjadi langkah awal untuk menciptakan perubahan.
Melalui perjalanan Dian Kharisma, pesan tentang pemberdayaan perempuan dan kesempatan yang setara kembali mendapat ruang: setiap orang berhak berkembang, dan setiap potensi layak mendapat kesempatan untuk bersinar.