Sering Pakai AI untuk Kerja? Hati-Hati Jangan Sembarangan Memasukkan Data Perusahaan

Vania Rossa

Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:41 WIB
Sering Pakai AI untuk Kerja? Hati-Hati Jangan Sembarangan Memasukkan Data Perusahaan
Ilustrasi Karyawan Pakai AI untuk Kerja. (unsplash.com/israel andrade)
baca 10 detik
  • Penggunaan AI berisiko membocorkan data rahasia perusahaan dan menghasilkan informasi keliru atau penipuan deepfake.
  • Reza Aminy menyatakan perusahaan wajib menerapkan pengawasan ketat serta pemeriksaan manusia untuk mencegah kesalahan.
  • Pekerja perlu memahami batasan penggunaan AI sebelum menjadikannya bagian dari rutinitas kerja.

Suara.com - Penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin memudahkan pekerjaan, mulai dari merangkum dokumen, menyusun laporan, hingga mencari ide. Namun, di balik kemudahan tersebut, ada risiko yang perlu diperhatikan, terutama ketika pengguna memasukkan informasi internal perusahaan atau data pelanggan ke layanan AI.

Tanpa memahami kebijakan pengelolaan data pada layanan yang digunakan, informasi sensitif berpotensi tidak terlindungi sebagaimana mestinya. Karena itu, pekerja perlu memahami batasan penggunaan AI sebelum menjadikannya bagian dari rutinitas kerja.

Risiko penggunaan AI tidak hanya berkaitan dengan keamanan data. Teknologi ini juga dapat menghasilkan informasi yang keliru, termasuk jawaban yang mencantumkan referensi yang sebenarnya tidak ada. Jika hasil tersebut langsung digunakan tanpa pemeriksaan, kesalahan bisa terbawa ke laporan, komunikasi bisnis, hingga pengambilan keputusan.

AI juga dapat disalahgunakan untuk penipuan digital. Salah satu contohnya adalah penggunaan teknologi deepfake untuk meniru sosok pimpinan dalam rapat daring. Dalam situasi seperti ini, verifikasi identitas dan instruksi menjadi penting, terutama jika berkaitan dengan permintaan transfer dana atau informasi rahasia.

Pahami Risiko Sebelum Menggunakan AI

Associate Director IT & Digital BDO di Indonesia, Reza Aminy, menjelaskan bahwa perusahaan perlu menyiapkan tata kelola sebelum menerapkan AI. Penggunaannya perlu disertai kejelasan tujuan, penanggung jawab, serta pengendalian yang disesuaikan dengan tingkat risiko.

“Tata kelola perlu disiapkan sebelum AI diterapkan. Semakin tinggi risiko penggunaannya, semakin ketat pengendalian yang dibutuhkan, termasuk pemeriksaan oleh manusia agar hasil dan keputusan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Reza.

Bagi pekerja, salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah tidak sembarangan memasukkan dokumen internal, data pelanggan, atau informasi rahasia ke chatbot AI. Pengguna juga perlu memahami kebijakan layanan yang dipakai serta mengikuti aturan perusahaan terkait penggunaan teknologi tersebut.

Selain itu, hasil AI sebaiknya tidak langsung dianggap benar. Informasi penting, angka, dan referensi tetap perlu diperiksa sebelum digunakan atau disebarkan. Jika AI menghasilkan rekomendasi yang memengaruhi keputusan penting, pemeriksaan oleh manusia tetap diperlukan.

baca juga

Perusahaan juga perlu mengevaluasi penggunaan AI secara berkala, termasuk memastikan karyawan memahami risiko keamanan data dan cara menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

Pentingnya pengawasan AI turut dibahas dalam forum IKAI Morning Coffee bertema “AI Governance: Practical Oversight Strategies for Audit Committee” yang diselenggarakan BDO di Indonesia bersama Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI) di Jakarta, 19 Oktober 2026.

Melalui forum tersebut, BDO di Indonesia dan IKAI menyoroti pentingnya tata kelola dan pengawasan agar pemanfaatan AI dapat mendukung produktivitas tanpa mengabaikan perlindungan data, keamanan, dan kepercayaan pemangku kepentingan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Budaya Produktivitas & Tekanan Hidup Selalu Cepat: Bolehkah Kita Melambat?

Budaya Produktivitas & Tekanan Hidup Selalu Cepat: Bolehkah Kita Melambat?

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Literasi AI untuk Orang Tua: Mencegah Jejak Digital Anak Jadi Bumerang di Masa Depan

Literasi AI untuk Orang Tua: Mencegah Jejak Digital Anak Jadi Bumerang di Masa Depan

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Dukung Visi Indonesia Digital 2045, GoTo Rilis LLM Open-Source 27 Miliar Parameter di Bali Tech Week

Dukung Visi Indonesia Digital 2045, GoTo Rilis LLM Open-Source 27 Miliar Parameter di Bali Tech Week

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:52 WIB

Terkini

Sering Pakai AI untuk Kerja? Hati-Hati Jangan Sembarangan Memasukkan Data Perusahaan

Sering Pakai AI untuk Kerja? Hati-Hati Jangan Sembarangan Memasukkan Data Perusahaan

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:41 WIB

Ribuan Mahasiswa Unjuk Rasa di DPRD DIY, Soroti Karhutla Hingga Program MBG

Ribuan Mahasiswa Unjuk Rasa di DPRD DIY, Soroti Karhutla Hingga Program MBG

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Diduga Dicari-cari Kesalahannya, 6 Aktivis Greenpeace Masih Ditahan Polisi

Diduga Dicari-cari Kesalahannya, 6 Aktivis Greenpeace Masih Ditahan Polisi

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:36 WIB

Vietnam Lebih Maju, Kapal Tanker RI Kebanyakan Impor

Vietnam Lebih Maju, Kapal Tanker RI Kebanyakan Impor

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Atap Miring hingga Lantai Becek, 13.945 Keluarga di Sragen Masih Huni Rumah Tak Layak

Atap Miring hingga Lantai Becek, 13.945 Keluarga di Sragen Masih Huni Rumah Tak Layak

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:31 WIB

It Didn't Start with You: Menelusuri Luka Keluarga yang Membentuk Diri Kita

It Didn't Start with You: Menelusuri Luka Keluarga yang Membentuk Diri Kita

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Terduga Pelaku Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo Ditangkap: Mantan Napiter Bom Thamrin

Terduga Pelaku Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo Ditangkap: Mantan Napiter Bom Thamrin

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:28 WIB

3 Shio Paling Hoki 21 Oktober 2026, Beruntung di Hari Penghancuran

3 Shio Paling Hoki 21 Oktober 2026, Beruntung di Hari Penghancuran

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Daftar HP Realme RAM 12 GB dan Memori Besar: Dari Paling Murah hingga Premium

Daftar HP Realme RAM 12 GB dan Memori Besar: Dari Paling Murah hingga Premium

Tekno | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Dua Kali Lipat Era Jokowi! OTT KPK Meningkat Tajam di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo

Dua Kali Lipat Era Jokowi! OTT KPK Meningkat Tajam di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:22 WIB

×