- Swisse meluncurkan produk ekstrak biji anggur dan vitamin C di Indonesia pada 20 Oktober 2026.
- Produk suplemen tersebut ditujukan untuk mendukung perlindungan kesehatan kulit dari dalam tubuh melalui kandungan antioksidan.
- Meskipun mengandung antioksidan, penggunaan suplemen harus tetap diimbangi dengan produk perawatan luar seperti sunscreen.
Suara.com - Merawat kulit tak cukup hanya dengan menggunakan serum, pelembap, atau sunscreen. Paparan sinar ultraviolet (UV), polusi, dan faktor lingkungan lainnya juga dapat memicu stres oksidatif yang berkontribusi terhadap kerusakan sel kulit dan penuaan dini.
Stres oksidatif terjadi ketika jumlah radikal bebas di dalam tubuh melebihi kemampuan antioksidan untuk menetralkannya. Kondisi ini dapat berkontribusi terhadap kerusakan kolagen dan elastin, dua komponen penting yang membantu menjaga kekencangan dan elastisitas kulit.
Karena itu, antioksidan menjadi salah satu komponen yang diperhatikan dalam upaya menjaga kesehatan kulit. Selain melalui makanan bergizi, asupan antioksidan juga dapat diperoleh dari suplemen tertentu, meski manfaatnya bergantung pada jenis bahan, dosis, dan kondisi masing-masing orang.
Salah satu bahan yang mulai banyak dibicarakan dalam perawatan kulit adalah ekstrak biji anggur atau grape seed. Bahan ini mengandung senyawa polifenol, termasuk oligomeric proanthocyanidins (OPC), yang memiliki aktivitas antioksidan.
Mengenal Manfaat Ekstrak Biji Anggur untuk Kulit
Ekstrak biji anggur dikenal karena kandungan polifenolnya yang berpotensi membantu melawan radikal bebas. Dalam konteks kesehatan kulit, aktivitas antioksidan ini menarik perhatian karena stres oksidatif merupakan salah satu faktor yang berperan dalam proses penuaan kulit.
Kerusakan akibat paparan lingkungan yang terjadi berulang kali dapat berkontribusi terhadap munculnya garis halus, perubahan tekstur, dan warna kulit yang tidak merata. Namun, manfaat ekstrak biji anggur pada manusia masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya dalam mencegah atau mengatasi berbagai masalah tersebut.
Ekstrak biji anggur juga diteliti terkait perannya dalam menjaga kolagen. Kolagen merupakan protein struktural yang membantu kulit tetap kuat dan elastis. Meski sejumlah penelitian menunjukkan potensi manfaat antioksidan biji anggur, bukti klinisnya belum cukup untuk menyimpulkan bahwa konsumsi suplemen ini dapat menggantikan perawatan kulit yang sudah terbukti efektif.
Vitamin C Berperan dalam Pembentukan Kolagen
Selain antioksidan dari biji anggur, vitamin C juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan kulit. Tubuh membutuhkan vitamin C untuk membentuk kolagen, protein yang membantu mempertahankan struktur kulit.
Vitamin C juga berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Kekurangan vitamin C dapat mengganggu pembentukan kolagen dan berdampak pada kesehatan jaringan tubuh, termasuk kulit.
Mengombinasikan asupan vitamin C dengan makanan yang mengandung beragam antioksidan dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang. Meski demikian, konsumsi suplemen tidak otomatis membuat kulit lebih cerah atau menghilangkan flek hitam. Hasilnya dapat berbeda pada setiap orang, tergantung kondisi kulit, pola makan, paparan sinar matahari, dan kebiasaan perawatan sehari-hari.
Perawatan dari Dalam Tetap Perlu Diimbangi Skincare
Asupan nutrisi dapat mendukung kesehatan kulit, tetapi tidak menggantikan perlindungan langsung terhadap paparan lingkungan. Penggunaan sunscreen secara rutin, pembersihan kulit yang sesuai, pelembap, tidur cukup, dan pola makan seimbang tetap menjadi bagian penting dari perawatan kulit.
Sunscreen, khususnya, membantu melindungi kulit dari paparan sinar UV yang berkontribusi terhadap penuaan dini dan kerusakan kulit. Sementara itu, kebutuhan suplemen sebaiknya disesuaikan dengan kondisi tubuh dan asupan harian, bukan semata-mata mengikuti tren kecantikan.