5 Cara Menghilangkan Bau Apek di Lemari Pakaian Tanpa Kamper, Ampuh dan Aman

Yasinta Rahmawati

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:55 WIB
5 Cara Menghilangkan Bau Apek di Lemari Pakaian Tanpa Kamper, Ampuh dan Aman
Ilustrasi lemari pakaian (Pexels/Anastasia Shuraeva)
baca 10 detik
  • Bubuk kopi kering dan soda kue efektif menyerap kelembapan serta menetralisir bau apek di lemari pakaian secara alami.
  • Larutan cuka putih dan arang aktif digunakan pada dinding lemari untuk membunuh jamur serta menghilangkan bau tak sedap.
  • Minyak esensial dan bunga kering dapat ditambahkan ke sudut lemari untuk memberikan aroma segar yang aman bagi kesehatan.

Suara.com - Kamper atau kapur barus kerap digunakan untuk menetralisir bau apek dan mencegah pertumbuhan spora jamur di ruang tertutup seperti lemari.

Namun, aroma menyengat dari kamper terkadang justru menempel kuat pada pakaian dan memicu rasa kurang nyaman, terutama bagi pemilik kulit sensitif atau alergi bau tajam.

Lantas, bisakah menghilangkan bau apek di lemari tanpa bantuan kamper? Jawabannya tentu bisa! Kamu dapat memanfaatkan bahan-bahan alami di sekitar rumah yang tak kalah efektif.

Simak lima cara menghilangkan bau apek di lemari pakaian tanpa kamper berikut ini.

1. Menyerap Kelembapan dengan Bubuk Kopi Kering

Bubuk kopi dikenal sebagai bahan alami yang ampuh menyerap bau tak sedap sekaligus menetralisir aroma ruangan. Kandungan nitrogen pada kopi bekerja secara aktif mengikat molekul bau di udara.

Untuk menggunakannya, tuangkan bubuk kopi kering ke dalam wadah terbuka atau kantong kain berpori (sachet). Letakkan di sudut lemari pakaian.

Kopi tidak hanya menyerap kelembapan dan bau apek, tetapi juga meninggalkan aroma lembut khas kopi yang menenangkan saat kamu membuka pintu lemari.

2. Memanfaatkan Soda Kue (Baking Soda) sebagai Penyerap Bau

baca juga

Soda kue merupakan bahan dapur serbaguna yang memiliki sifat basa untuk menetralisir senyawa asam penyebab bau apek. Bahan ini sangat cocok bagi kamu yang menginginkan penyerap bau tanpa wewangian (fragrance-free).

Cukup masukkan beberapa sendok makan soda kue ke dalam mangkuk kecil atau wadah berlubang, lalu letakkan di bagian bawah lemari.

Soda kue akan bekerja secara perlahan menyerap kelembapan berlebih serta bau tidak sedap. Kamu bisa mengganti bubuk soda kue ini setiap satu atau dua bulan sekali agar hasilnya tetap maksimal.

3. Menyemprotkan Larutan Cuka Putih dan Air

Cuka putih mengandung asam asetat yang efektif membunuh spora jamur dan bakteri penyebab bau apek. Meski memiliki aroma yang cukup tajam saat disemprotkan, bau cuka akan menguap dan hilang sepenuhnya setelah mengering, membawa pergi bau apek yang menempel.

Campurkan cuka putih dan air bersih dengan perbandingan 1:1 ke dalam botol semprot. Keluarkan seluruh pakaian dari lemari, lalu semprotkan larutan cuka ke bagian dalam dinding lemari.

Lap hingga bersih dengan kain mikrofiber dan biarkan pintu lemari terbuka sampai permukaan kayu benar-benar kering sebelum pakaian dimasukkan kembali.

4. Menggunakan Arang Aktif (Activated Charcoal)

Arang aktif memiliki pori-pori mikroskopis yang sangat efektif menangkap kelembapan, racun, dan bau terperangkap di ruang sempit. Arang aktif merupakan alternatif paling tahan lama untuk menggantikan fungsi kapur barus.

Bungkus beberapa potong arang aktif dengan kain kassa atau gunakan produk arang aktif siap pakai. Letakkan di dalam lemari pakaian.

Menariknya, arang aktif ini bisa dipakai ulang hingga berbulan-bulan; kamu cukup menjemurnya di bawah sinar matahari langsung setiap bulan sekali untuk menyegarkan kembali efektivitas penyerapannya.

5. Memberi Sentuhan Segar dari Minyak Esensial dan Bunga Kering

Setelah bau apek berhasil dihilangkan, kamu bisa menambahkan wewangian alami agar pakaian selalu harum. Bunga lavender kering atau kantong racikan rempah (potpourri) bisa menjadi pilihan aman tanpa merusak serat kain.

Kamu juga bisa meneteskan minyak esensial seperti tea tree, lavender, atau eucalyptus pada kapas, lalu meletakkannya di sudut lemari. Minyak tea tree dan eucalyptus bahkan memiliki sifat antibakteri alami yang membantu mencegah spora jamur datang kembali.

Menjaga kebersihan dan kesegaran pakaian tidak selalu bergantung pada bahan kimia berbau menyengat. Menerapkan cara menghilangkan bau apek di lemari pakaian tanpa kamper menggunakan bahan alami seperti di atas jauh lebih aman bagi kesehatan keluarga dan ramah lingkungan. Selamat mencoba!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Cara Menghilangkan Bau Apek Baju yang Dijemur Indoor saat Musim Hujan, Tak Perlu Cuci Ulang

6 Cara Menghilangkan Bau Apek Baju yang Dijemur Indoor saat Musim Hujan, Tak Perlu Cuci Ulang

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:44 WIB

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

7 Cara Menghilangkan Bau Apek saat AC Pertama Kali Dinyalakan di Pagi Hari

7 Cara Menghilangkan Bau Apek saat AC Pertama Kali Dinyalakan di Pagi Hari

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 11:25 WIB

Terkini

Chandra Asri, Diskominfo Jatim, dan PNM Terima Award LMS 2026

Chandra Asri, Diskominfo Jatim, dan PNM Terima Award LMS 2026

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Bakom RI Apresiasi Local Media Summit, Dorong Media Lokal Terhubung ke Panggung Global

Bakom RI Apresiasi Local Media Summit, Dorong Media Lokal Terhubung ke Panggung Global

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:50 WIB

5 Sunscreen Powder Tabur Lokal untuk Atasi Minyak Berlebih

5 Sunscreen Powder Tabur Lokal untuk Atasi Minyak Berlebih

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:49 WIB

Mobil Wisatawan Nyaris Dirampas Debt Collector di Jogja, Polisi Ungkap Pangkal Masalah

Mobil Wisatawan Nyaris Dirampas Debt Collector di Jogja, Polisi Ungkap Pangkal Masalah

Jogja | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Pengangguran Jakarta Capai 324 Ribu Orang, Ini Strategi Pramono Anung Perluas Lapangan Kerja

Pengangguran Jakarta Capai 324 Ribu Orang, Ini Strategi Pramono Anung Perluas Lapangan Kerja

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:42 WIB

Kantor Gubernur Sumsel Disegel Simbolis, BEM Ancam Menginap jika Karhutla Tak Tertangani

Kantor Gubernur Sumsel Disegel Simbolis, BEM Ancam Menginap jika Karhutla Tak Tertangani

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Internasional Sorot Prabowo 'Caci-maki' Negara yang Menghina Indonesia Terkait Kebakaran Hutan

Internasional Sorot Prabowo 'Caci-maki' Negara yang Menghina Indonesia Terkait Kebakaran Hutan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:41 WIB

OPPO Find X10 Kantongi TKDN 46,44 Persen, Registrasi Minat Dibuka di Indonesia

OPPO Find X10 Kantongi TKDN 46,44 Persen, Registrasi Minat Dibuka di Indonesia

Tekno | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Riset LAB45: Prabowo Jadi Pejabat dengan Blunder Terbanyak Selama Dua Tahun Pemerintahan

Riset LAB45: Prabowo Jadi Pejabat dengan Blunder Terbanyak Selama Dua Tahun Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:35 WIB

ISPA Tembus 601.396 Kasus di Sumbar, Kota Padang Tertinggi

ISPA Tembus 601.396 Kasus di Sumbar, Kota Padang Tertinggi

Sumbar | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:33 WIB

×