linimasa

Buya Yahya Menjawab Hukum Menuduh Bid'ah dan Bagaimana Muslim Menyikapinya

Suara Linimasa Suara.Com
Senin, 13 Maret 2023 | 12:00 WIB
Buya Yahya Menjawab Hukum Menuduh Bid'ah dan  Bagaimana Muslim Menyikapinya
Buya Yahya menjelaskan amalan cepat dapat anak (YouTube Al Bahjah TV)

LINIMASA - Buya Yahya dalam sebuah ceramah pernah ditanya oleh salah seorang jamaah soal fenomena membid'ahkan dalam Islam.

Jamaah itu bertanya bagaimana menyikapi orang-orang yang suka membid'ahkan dalam setiap amalan yang dilakukan oleh umat Islam.

Berikut bunyi pertanyaanya

"Apa yang harus kita lakukan apabila ada orang yang selalu membid’ahkan amalan amalan yang sering dilakukan?," tanya seorang jamaah dikutip dari laman buyayahya.org.

Buya yahya menjawab jika seorang muslim tidak boleh merasa paling suci dan benar dalam menjalankan syari'at Islam.

Sikap yang pertama dilakukan adalah koreksi dalam diri jangan-jangan benar apa yang dikatakan bid'ah itu benar adanya.

"Seseorang tidak boleh merasa suci dan paling baik dan benar. Sikap kita jika ada orang yang membid’ahkan kita adalah koreksi diri karena bisa saja apa yang dikatakan orang itu benar," jawab Buya Yahya.

Meski begitu yang harus ditelaah lebih dalam adalah saat kita ingin membid'ahkan orang lain.

"Akan tetapi yang harus lebih koreksi diri adalah di saat kita ingin membidahkan orang lain," ujar Buya Yahya

Baca Juga: Prediksi AC Milan vs Salernitana di Liga Italia: Preview, Head to Head dan Link Live Streaming

Sikap membid'ahkan orang-lain itu termasuk ke dalam sikap kita merasa paling benar di antara muslim yang lain.

"Karena di saat kita membidahkan itu artinya kita merasa lebih benar dari orang lain," kata Buya Yahya.

Apabila kita terlanjur membid'ahkan kemudian itu ternyata salah, Buya Yahya mengungkapkan jika kita harus segera insaf dan bertaubat.

"Jika kita sudah koreksi diri disaat dibid’ahkan dan ternyata kita salah kita harus segera insyaf dan jika kita dalam kondisi benar berdasarkan dalil dan hujjahnya menurut para ulama maka penilaian baru kita arahkan kepada orang yang membid’ahkan," ungkap Buya Yahya.

Buya Yahya menegaskan jika belum bertanya kepada guru kemudian kita sudah membid'ahkan maka termasuk perbuatan fitnah.

"Sudahkah dia bertanya kepada yang dibid’ahkan (tentunya kepada ulamanya orang yang dibid’ahkan), Jika belum, maka orang yang mudah membid’ahkan itu adalah ahli fitnah sekaligus ahli bid’ah," ujar Buya Yahya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI