LINIMASA - Kabar duka datang dari dunia hiburan tanah air, artis dangdut inisial R diringkus polisi karena terlibat kasus peredaran narkoba.
Informasi itu pertama kali disebar oleh pemilik akun YouTube Portal Jurnalis dalam salah satu konten videonya.
Dari judul yang ditulisnya, seolah memberitahu jika ada seorang artis dangdut berinisial R yang diciduk narkoba.
"Gempar Malam Ini ! Panggung Dangdut Kembali Berduka, Inisial R Kembali Diciduk Kasus N4rk0b4," demikian tulis judul yang ditulis pemilik akun YouTube @portaljurnalis.
Selain itu, sampul video memperlihatkan sosok penyanyi dangdut terkenal Lesti Kejora yang sedang menangis sambil memegang tissue.
Ada juga penyanyi dangdut lainya, Soimah yang memakai baju bernuansa pink terlihat bersedih.
Disamping Soimah, terlihat Inul Daratista yang menunjukan ekspresi sedih.
Bagian sisi foto yang lain memperlihatkan seorang pria memakai baju berwarna orange sedang digelandang petugas ke kantor polisi.
Pria itu memakai topeng khas tahanan berwarna hitam.
Thumbnail juga membubuhkan tulisan yang seolah mempertegas jika kabar itu benar adanya.
"Gempar malam ini! Panggung dangdut kembali berduka juaa dangdut terciduk kasus narkoba," narasi yang ditulis di thumbnail.
Lantas, benarkah kabar tersebut?
Berdasarakan penelusuran fakta yang dilakukan tim Linimasa Suara, terdapat kekeliruan informasi yang disampaikan dalam konten tersebut.
Judul tidak sesuai dengan isi video.
Narator tidak menyampaikan kapan dan dimana artis inisial R itu diringkus polisi karena terjaring kasus narkoba.
Sampai akhir video, narator tidak memberikan fakta soal kabar ada artis inisial R yang ditangkap.
Setelah dilihat lebih lanjut, sampul video juga merupakan hasil editan yang tidak profesional.
Kesimpulan
Konten yang diunggah oleh akun YouTube Portal Jurnalis yang menarasikan artis inisial R ditangkap, termasuk konten HOAX.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].