linimasa

Cek Fakta: Amarah Jokowi Membuncah, Nekat Penjarakan Amien Rais, Benarkah?

Suara Linimasa Suara.Com
Jum'at, 30 Juni 2023 | 21:15 WIB
Cek Fakta: Amarah Jokowi Membuncah, Nekat Penjarakan Amien Rais, Benarkah?
Hoax Jokowi Penjarakan Amien Rais

LINIMASA - Belakangan ini, beredar sebuah unggahan di media sosial yang mengklaim bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menangkap Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais, dan memenjarakannya. 

Klaim ini langsung menyebar dan menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Unggahan tersebut berasal dari akun Facebook yang membagikan video dengan judul "G3G3R PAGI INI -- AM4RAH JOKOWI MEMUNC4K, JEBL0SKAN SI TUA B4NGKA INI KEP3NJ4RA". Dalam thumbnail video tersebut, terlihat gambar Amien Rais yang digiring oleh beberapa polisi.

Namun, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, klaim tersebut ternyata tidak benar. Video yang beredar itu ternyata hasil dari manipulasi atau suntingan.

Setelah memeriksa video tersebut secara keseluruhan, tidak ada informasi yang mengindikasikan bahwa Amien Rais telah ditangkap dan dipenjara oleh Jokowi. Narator dalam video yang berdurasi 14 menit 35 detik tersebut hanya membacakan sebuah artikel dari laman Seword.com dengan judul "Amien Rais Ancam Bikin Solo Kerusuhan, Prabowo Kok Diam? Menhan Pengecut!".

Artikel tersebut sebenarnya berisi opini yang mempertanyakan sikap Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, setelah muncul berita mengenai ancaman Amien Rais untuk menggulingkan Jokowi melalui gerakan people power yang dapat mengganggu ketertiban di Solo.

Selain itu, gambar thumbnail yang digunakan dalam video tersebut juga tidak menampilkan Amien Rais, melainkan seorang pria bernama Slamet Tohari. Slamet Tohari adalah seorang dukun pengganda uang di Banjarnegara yang diduga terlibat dalam pembunuhan setidaknya 12 orang.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa klaim mengenai Jokowi menangkap Amien Rais dan memenjarakannya adalah tidak benar. Video yang beredar tersebut merupakan hoaks atau informasi palsu yang bertujuan untuk menyesatkan masyarakat. Konten yang menyesatkan seperti ini dibuat dengan sengaja untuk menciptakan opini negatif terhadap seseorang atau kelompok tertentu.

Perlu diingat bahwa misleading content atau konten yang menyesatkan sering kali menggunakan informasi asli seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, namun diedit sedemikian rupa sehingga kehilangan hubungannya dengan konteks aslinya.

Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk selalu melakukan pengecekan dan verifikasi terhadap informasi yang kita terima sebelum mempercayainya atau menyebarkannya ke publik, salah satunya adalah dengan memverifikasi fakta melalui cek fakta linimasa suara.

Baca Juga: Tunjukkan Kemesraan, Jokowi Dilema Antara Dukung Prabowo Atau Setia Pada PDIP?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI