LINIMASA - Baru-baru ini publik dikejutkan dengan kabar jika Evan Sanders, pemeran Nino di sinetron Ikatan Cinta RCTI berkata jujur soal Arya Saloka.
Evan Sanders disebutkan menyebut jika Arya Saloka yang meminta Amanda Manopo untuk balik ke sinetron Ikatan Cinta memerankan sosok Andin.
Informasi itu pertama kali disebar dalam sebuah video yang diunggah oleh akun YouTube @OFFICHANNEL pada Kamis, 20 Juli 2023.
"Ternyata arya lah yg meminta manda kembali ke ic,, hal ini dibongkar langsung oleh evan saat live," demikian tulis judul video konten YouTube @OFFICHANNEL .
Selain itu, dalam sampul video kanal YouTube @OFFICHANNEL dituliskan hal yang menyebutkan Arya Saloka yang sebenarnya minta Amanda Manopo untuk comeback atau kembali ke sinetron Ikatan Cinta.
"ARYA YG MINTA MANDA COMEBACK, EVAN BONGKAR HAL INI SAAT LIVE TIKTOK PAGI TADI," tulis keterangan thumbnail video YouTube @OFFICHANNEL .
Lantas, benarkah klaim tersebut?
PENGECEKAN FAKTA
Setelah ditelusuri lebih dalam oleh tim cek fakta Suara Linimasa, video tersebut tidak memiliki bukti kuat atas klaim yang menyebutkan Evan Sanders menyebutkan jika Arya Saloka meminta Amanda Manopo untuk balik ke sinetron Ikatan Cinta RCTI.
Baca Juga: Tolong Korban Penjambretan yang Berdarah-darah di Duren Tiga, Polisi Buru Pelaku
Evan Sanders juga diketahui sudah tidak syuting lagi di SInetron Ikatan Cinta memerankan sosok Nino.
Narator tidak mampu menunjukan fakta apapun atas klaimnya tersebut. Dengan demikian, terdapat ketidaksesuaian antara Isi video dan judul, bahkan berlawanan dengan keterangan tulisan thumbnail video itu.
Dengan demikian, unggahan kanal YouTube yang memiliki 26 ribu subscriber ini sudah dipastikan termasuk kategori konten yang menyesatkan atau HOAX karena antara judul dan isi video tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya.
Hingga kini, video berdurasi 08 Menit 04 detik itu telah ditonton sebanyak 100 kali tayangan.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, video yang berjudul "Ternyata arya lah yg meminta manda kembali ke ic,, hal ini dibongkar langsung oleh evan saat live," termasuk kategori konten HOAX.