LINIMASA - Beredar klaim yang menyebut Rocky Gerung hampir tewas disiksa aparat sebelum dipenjara, karena sudah berani menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan celaan bajingan tolol.
Klaim tersebut sebagaimana terdapat dalam unggahan kanal YouTube BENANG MERAH pada Senin (14/8/2023).
"GEGER PAGI INI..!!ROCKY GERUNG LANGSUNG DI S1KS4 SEBELUM DI PENJARA," tulis judul video.
"ROCKY GERUNG HAMPIR TEWAS, SOK SOAN SEBUT JOKOWI BAJINGAN TOLOL," bunyi keterangan thumbnail video.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim video tersebut?
Setelah ditelusuri, tim cek fakta Suara Linimasa tidak mendapatkan bukti valid atas klaim yang menyebut Rocky Gerung hampir tewas disiksa aparat karena berani menghina Jokowi.
Narator menarasikan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly ikut mengomentari pernyataan kasar Rocky Gerung yang dialamatkan untuk Jokowi.
Menurutnya, pernyataan Rocky Gerung yang menyebut Jokowi bajingan tolol tidak bisa dikategorikan sebagai sebuah kritik. Melainkan hal tersebut jelas-jelas termasuk ke dalam penghinaan personal untuk Jokowi.
Baca Juga: Cek Fakta: Arya Saloka Tadi Malam Ribut dengan Kru Ikatan Cinta, Benarkah?
Selain itu, Yasonna Laoly juga menjelaskan bahwa Rocky Gerung tidak bisa berlindung di balik kebebasan berpendapat. Kendati Indonesia merupakan negara demokrasi, mesti ada aturan akan hal itu agar masyarakat tidak menyalahgunakan untuk menyerang pemerintah secara brutal.
Namun, tidak dijelaskan oleh sang narator terkait Rocky Gerung yang disiksa aparat hingga dirinya hampir tewas. Sehingga informasi yang terkandung dalam unggahan video ini tidak sesuai antara isi dengan judul beserta keterangan thumbnail.
Jelas-jelas kebenaran dalam unggahan video ini tidak dapat dipertanggungjawabkan. Karena dapat membuat kekeliruan bagi publik yang menyaksikan tayangan tersebut.
Hingga kini, video berdurasi 8 menit 06 detik itu telah ditonton sebanyak 794 kali tayangan.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut Rocky Gerung hampir tewas disiksa aparat karena berani menghina Jokowi merupakan informasi keliru alias hoaks.