LINIMASA - Dalam persidangan cerai antara Virgoun dan Inara Rusli yang digelar pada Rabu (6/8/2023), Eva Manurung dan Febby Carol, ibu dan kakak ipar Virgoun, dihadirkan sebagai saksi.
Keduanya memberikan kesaksian terkait beberapa peristiwa mengejutkan, salah satunya adalah tuduhan terhadap Inara Rusli yang disebut sering melakukan kekerasan terhadap anak-anaknya.
Menurut Eva Manurung, dalam salah satu insiden, Inara Rusli pernah memukul kepala salah satu anaknya yang saat itu enggan makan.
Eva Manurung menyarankan, dalam situasi tersebut seharusnya dilakukan komunikasi dengan anak untuk memahami mengapa dia enggan makan, seperti mencari tahu apakah ada masalah di mulutnya, perutnya sakit, atau sebab lainnya.
"Anakmu nggak mau makan harusnya kau bilang 'Kenapa, Nak. Coba Mami lihat mulutnya kenapa, ada yang luka kah, apa sakit perut kah, atau apa kah', gitu seorang anak. Bukan kamu main tangan, anak umur segitu kamu ketok pakai jari kepalanya," ucap Eva Manurung dikuti dari unggahan kanal YouTube Intesn Investigasi, Rabu (6/9/2023).
Ia juga mengungkapkan saat melihat kejadian tersebut, Eva merasa sangat terkejut dan langsung berteriak keras sebagai reaksi terhadap tindakan Inara Rusli. Dia mengatakan Inara Rusli menepuk kepala cucu pertamanya dengan keras, dan dia sampai harus berteriak,
"Ngetok yang tengah-tengah, cucu saya yang nomor 2. Di kepalanya sekuat mungkin, saya sampai teriak, 'Ina', Virgoun lari dari atas 'Kenapa Mi kenapa', 'Aduh nggak kuat Mami, Nak. Ina mukulin Ali kayak gitu'," ungkap Eva Manurung.
Selain itu, Eva Manurung juga mengatakan Inara Rusli pernah melakukan tindakan fisik kepada Starla, cucu mereka yang lain. Dia menjelaskan, Starla pernah dipukul hingga merah-merah oleh Inara Rusli.
"Udah beberapa kali, waktu itu juga pernah Lala dipukul sampai ininya merah-merah. Terus Virgoun juga bilang gini, 'Gimana ya Mi, Inara ini gimana caranya biar bisa berubah'," tutur Eva Manurung.
Baca Juga: Intip Formasi CPNS 2023 di Kejaksaan RI, Simak Persyaratannya
"Lala itu tahu nggak, rambutnya ditarik diseret," tambahnya.
Febby Carol, kakak ipar Inara Rusli, juga memberikan kesaksian. Dia berharap hak asuh anak-anak jatuh ke tangan Virgoun untuk mendukung perkembangan mental dan psikis anak-anak tersebut.
Mereka menganggap masa kecil adalah masa emas (golden age) yang sangat penting bagi perkembangan anak, dan mereka ingin anak-anak tersebut tidak mengalami kekerasan.
"Bukannya merasa kita lebih layak ya, tapi memang dari apa yang kita lihat, memang selayaknya kita ingin hak asuh anak itu jatuh ke pihak ayahnya," terang Febby Carol.
"Ini untuk kepentingan pertumbuhan anak baik secara psikis. Jadi masa-masa kecil saat ini di golden age-nya mereka, kayaknya mereka butuh bukan kekerasan ya," pungkasnya.