LINIMASA - Partai Demokrat memutuskan untuk cabut dari Koalisi Perubahan bentukan Partai NasDem yang mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (capres) dan Cak Imin alias Muhaimin Iskandar sebagai bakal calon wakil presiden di Pilpres 2024 mendatang.
Keputusan Demokrat untuk hengkang dari koalisi tersebut ramai dibincang warganet. Kekinian, Demokrat mengubah haluan dengan memutuskan untuk mendukung Prabowo Subianto.
Bahkan, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan sudah siap turun gunung untuk memenangkan Prabowo di Pilpres 2024.
"Saya siap secara pribadi untuk ikut turun gunung. Selamat berjuang Pak Prabowo. Kita bersama Pak Prabowo, kita jemput kemenangan tahun depan, terima kasih," tutur SBY.
Namun, kedatangan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan bapaknya, SBY ke kubu Prabowo ini mendapat sorotan publik. Tak hanya itu, putra sulung Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka pun ikut mengomentari gabungnya Demokrat ke kubu Prabowo.
Awalnya, Gibran ogah memberikan komentar terkait masalah tersebut. Namun, Wali Kota Solo tersebut berubah pikiran setelah mengira Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas ikut dalam pertemuan itu.
"Saya nggak usah ngomenin to, kapasitas saya apa?" ujar Gibran ketika dikerubungi wartawan, dikutip dari kanal YouTube berita surakarta, Senin (18/9/2023) melanasir Suara Metro.
"Oh ada Mas Ibas?" sambung Gibran yang mengira anak kedua SBY tersebut turut hadir di pertemuan. "Oh Mas AHY..."
Setelahnya, Gibran tampak menahan senyum lantas mengeluarkan celetukan, "AHY. Diantar bapaknya ya?" ucap Gibran.
Baca Juga: Ahmad Dhani Bandingkan sang Istri dengan Maia Estianty: Urusan Ranjang Itu Mulan Jameela
Omongan Gibran ini kemudian ramai dan mendapat atensi warganet karena diduga menyindir AHY yang kerap bermanuver didampingi sang ayah, SBY.
"Bener mas gibran...takut sendiri jadi anter bapaknya takut nanti kalau di php pak prabowo.. Patah hati lagi," komentar warganet.
"' . ....diantar bapaknya......' Pedesnya lombok kalah bro," sentil warganet.
"Padahal ketum Masa masih bapak-bapak an," sindir warganet lain.
"Nyinyir amat bocah ini.. Loe aja jadi walikota kalo gak berlatar belakang bapak jokowi yo gak jadi.." timpal yang lainnya ganti menyentil Gibran.