Seperti banyak pengusaha sukses, Bang Madun juga mengalami berbagai tantangan dan kesulitan dalam perjalanan membangun warung Oseng-oseng. Ia bahkan nyaris menangis saat mengingat perjuangannya yang keras.
"Bini gua angkat keranjang, pas lagi hamil. Enggak kuat, jatuh semua makanannya. Ya gimana enggak sedih, ltu boleh pinjam," ucapnya sambil mengusap air mata.
Selain itu, warung Bang Madun pernah menjadi sasaran aksi vandalisme oleh seorang yang mabuk.
"Dia minta makanan, saya bilang ntar dulu. Tapi dia nggak ngerti, warung gua ditebalikin, semua air sampai sambel tumpah," ucap bang Madun.
Meskipun menghadapi berbagai rintangan, Bang Madun tidak pernah menyerah. Warungnya tetap berdiri hingga puluhan tahun dan bahkan menjadi sumber penghasilan bagi sekitar 12 karyawan dengan gaji Rp 6 juta.
Selain sukses secara bisnis, Bang Madun juga berhasil secara pribadi. Ia memiliki tanah dan mobil hasil dari usaha kulinernya. Anak-anaknya pun sukses, dengan beberapa di antaranya menjadi dokter dan calon polisi.