Jurnalis sekaligus artis Marissa Anita berbagi pemikiran dan prinsip hidupnya saat diundang di podcast @Fellexandro Ruby. Dalam obrolan itu, Marissa Anita juga mengemukakan alasan mengapa hingga sekarang belum memiliki anak.
Padahal ia sudah menikah selama 14 tahun. Ternyata Marissa Anita punya prinsip tersendiri dalam memutuskan ketika memiliki anak atau tidak.
Menurutnya memiliki anak tak harus buru-buru, sebaiknya setelah urusan dengan diri sendiri selesai.
Ia juga merasa heran dengan pasangan muda cepat menikah dan harus punya tanggung jawab membesarkan anak. Ia pernah melihat pasangan muda di bandara, hal itu pun menjadi pertanyaan di benaknya.
"Aku lagi ngomong lounge dan menemukan pasangan muda, muda banget kayaknya awal 20an dan mereka sudah membawa bayi, early 20, dalam pikiran ku gini apakah mereka sudah selesai ya dengan diri mereka sendiri sebelum mereka punya anak dan harus take care bayi mereka, atau mungkinkah mereka tuh masih pengen main, iya kan?," kata Marissa dalam podcast itu, 2 minggu yang lalu.
Karena alasan itulah, Marissa menunda memiliki anak karena menurutnya masih banyak yang harus dicapainya.
"aku merasa, itu menjadi satu alasan meskipun aku sudah menikah 14 tahun sampai sekarang belum punya anak dan baru memutuskan untuk punya anak sekarang. Karena aku pikir di umur 25 masih mengejar banyak hal, pengen kerja, pengen main, gak liar juga sih, gak clubbing, pengen ngapa-ngapain gitu, traveling, melihat dunia, membangun karir," ujar dia melanjutkan.
Menurut Marissa punya anak baginya sebagai tantangan dan jangan lupa bertanya pada diri apakah sudah siap.
Dia juga berharap tak mengikut standar kebahagiaan orang tetapi murni pilihan hidupnya sendiri.
Baca Juga: 7 Fakta Karakter So Gyeong Pil dalam The Interest of Love, Baik Banget!
Pada akhirnya, sekarang barulah Marissa memutuskan untuk punya anak setelah berusia 39 tahun.
"jadi punya anak ada tantangan, harus kompromi, gak apa memang itu yang dipilih. kadang karena kebiasaan, misalnya kalau umur 20 sekian harus nikah, umur sekian harus punya anak, apakah kita lupa tanya pada diri sendiri apakah sudah siap? apakah aku hanya ngikuti masyarakat, apa yang masyarakat anggap bahagia atau memang mengikuti pilihanku sendiri," ujar Marrisa.
Netizen yang mengikuti podcast tersebut menyukai cara pandang Marrisa.
"Menurut ku mau punya anak / ga punya anak, menikah / ga menikah, akan sllu ada resiko & ujiannya.. Krn hidup itu memang tempatnya ujian," tulis netizen.
Netizen menyukai dasar pemikiran jurnalis tersebut karena tidak membandingkan hidupnya dengan orang lain.
"Nah pkiran gni yg aku suka.CERDAS. dia mempertnyakan kemampuan dirinya sndri bukan membandingkan hdpnya dgn org lain," tulis netizen lainnya.