Sembilan tahun merawat putrinya, Bilqis Khumairah Razak, tanpa suami, hingga kini Ayu Ting Ting masih mempertahankan statusnya sebagai janda anak satu. Di balik itu, ternyata ada cerita kocak soal berubah-ubahnya keinginan Bilqis untuk memiliki ayah baru.
Curahan hati Ayu soal Bilqis hingga suami baru itu ia sampaikan saat ia ditanya Eko Patri terkait hal tersebut.
Ternyata, saat masih balita, Bilqis pernah mendesak Ayu untuk memberinya ayah baru. Cerita yang disampaikan Ayu pun begitu menggelikan.
"Umur 3-4 tahunlah, dia pernah, Pak, minta papa tuh udah kayak minta apaan tahu," kata pedangdut yang kini lebih sibuk mondar-mandir di layar kaca sebagai komedian ini.
Kala itu, Ayu sedang memandikan Bilqis di kamar mandi, lalu tiba-tiba putrinya itu merengek minta ayah.
"Dia ngadat udah kayak ngambek, kayak orang minta papa hari itu juga harus ada," ujar Ayu.
Saking penginnya memiliki ayah, Bilqis sampai melemparkan pertanyaan lucu yang kemudian menjadi memori tak terlupakan bagi Ayu.
"'Bunda, Iqis mau papa sekarang juga. Iqis mau papa. Terus dia bilang gini, 'Kenapa enggak beli aja Bun di Indomaret?' Itu kata-kata Bilqis yang enggak bisa saya lupain sampai sekarang. Saya bilang, 'Nak, papa kamu bukan Kinder Joy,'" terang Ayu, membuat Eko terbahak-bahak.
Setelah itu, Ayu memberi nasihat pada Bilqis, jika ingin memiliki ayah yang baik, Bilqis juga harus menjadi anak yang baik.
Baca Juga: Ashanty Dirawat, Sesak Napas Setelah Lepas Alat Kontrasepsi
Bertahun-tahun berlalu sejak momen itu, makin besar, ternyata sekarang keinginan Bilqis sudah berubah.
Jika dulu sangat ingin punya ayah, sekarang Bilqis malah melarang ibunya punya pasangan baru.
"Pas umur-umur sekarang ini dia justru kayak yang, 'Bunda enggak boleh pacaran,'" ungkap Ayu.
Pasalnya, lanjut Ayu, bagi Bilqis, Ayu adalah seorang wonder woman yang selama ini sudah menunjukkan bahwa dirinya bisa mencari nafkah dan menjaga Bilqis tanpa bantuan suami.
"'Kita berdua aja, Bunda. Iqis enggak perlu orang lain,'" imbuh Ayu.
Kendati begitu, Ayu beranggapan, bisa saja nantinya Bilqis kembali berubah pikiran. Sebagai seorang single parent, ia sendiri mengaku sebenarnya butuh pendamping laki-laki untuk membina rumah tangga dengannya.