Beredar kabar yang menarasikan bahwa Anas Urbaningrum mengaku dibayar 'Partai Merah' untuk memfitnah keluarga Cikeas.
Kabar tersebut disebarkan oleh akun Youtube dengan 333 ribu pengikut bernama RUANG INDONESIA melalui sebuah video yang diunggah pada 17 April 2023.
"GEMPAR MALAM INI !! ANAS MENGAKU DI BAYAR PARTAI MERAH UNTUK FITNAH KELUARGA CIKEAS" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Selasa (18/4/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"MALAM INI...!!
ANAS MENGAKU DI BAYAR PARTAI MERAH
3.5 MILIAR MAHAR DEMI FITNAH KELUARGA CIKEAS"
Namun begitu, apakah benar Anas Urbaningrum mengaku dibayar Partai Merah untuk fitnah Keluarga Cikeas?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video tersebut sama sekali tidak menampilkan Anas Urbaningrum mengaku dibayar Partai Merah untuk fitnah Keluarga Cikeas.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Anas Urbaningrum mengaku dibayar Partai Merah untuk fitnah Keluarga Cikeas.
Baca Juga: Uang Rp212 Juta Hasil Lelang Terkait Kasus Korupsi Diserahkan ke Kas Daerah Siak
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada berita kredibel yang menyatakan Anas Urbaningrum mengaku dibayar Partai Merah untuk fitnah Keluarga Cikeas.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan Anas Urbaningrum mengaku dibayar Partai Merah untuk fitnah Keluarga Cikeas merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].