Huru-hara di Prancis Bikin Heboh, Apa Penyebabnya?

Mamagini

Senin, 03 Juli 2023 | 12:41 WIB
Huru-hara di Prancis Bikin Heboh, Apa Penyebabnya?
Ilustrasi huru-hara. (Pexels)

Prancis dilanda huru-hara sepanjang pekan lalu. Dua unit polisi terbesar di Prancis meminta Pemerintah Presiden Emmanuel Macron untuk "memulihkan ketertiban" dan tidak menyerah kepada para perusuh

"Pernah cukup," demikian pernyataan dari Aliansi Polisi Nasional dan UNSA Polisi yang diposting di Facebook pada Jumat malam (30/6/2023), dilansir dari Russia Today.

"Di hadapan massa yang makin liar ini, meminta ketenangan tidak lagi cukup, Anda harus memberlakukannya!" demikian serikat tersebut mengatakan, menambahkan bahwa satu-satunya sinyal politik yang dibutuhkan saat ini adalah untuk memulihkan ketertiban dalam republik.

"Rekan-rekan kami, seperti sebagian besar warga, tak bisa lagi mentoleransi tuntutan minoritas kekerasan ini. Sekarang bukan saatnya untuk tindakan serikat tetapi untuk melawan 'perusak'. Menyerah, menyerah, dan memuaskan mereka dengan melepaskan senjata kami bukanlah solusi, mengingat keadaan yang serius."

Polisi harus menunjukkan solidaritas, menghentikan kerusuhan sesegera mungkin, dan memulihkan aturan hukum, tuntutan serikat tersebut, tetapi memperingatkan pemerintah bahwa mereka mengharapkan "langkah-langkah konkret untuk perlindungan hukum" bagi para petugas ke depan.

Ultimatum de facto kepada Macron ini datang setelah tiga malam kerusuhan yang semakin brutal di seluruh negeri, dipicu oleh kematian seorang remaja berusia 17 tahun bernama Nahel M. ketika sedang ada pemeriksaan lalu lintas di pinggiran kota Paris, Nanterre, pada Selasa pagi (27/6/2023).

Petugas yang menembak mati remaja Prancis-Aljazair tersebut telah didakwa dengan pembunuhan dan dipenjara, meskipun pengacaranya bersikeras bahwa itu adalah upaya untuk menenangkan para perusuh.

Lebih dari 400 orang telah ditangkap di seluruh Prancis, dengan sebagian besar yang ditahan adalah remaja. Pemerintah Prancis telah mengerahkan lebih dari 40.000 polisi dan gendarmes di seluruh negeri, termasuk 5.000 di Paris dan sekitarnya. Di antara mereka adalah unit anti-teroris dan taktis elit, yang didukung oleh kendaraan lapis baja.

Para perusuh telah menyebabkan hampir 4.000 kebakaran, menghancurkan lebih dari 2.000 mobil, dan merusak hampir 500 bangunan, demikian yang disampaikan Macron dalam pertemuan darurat kabinet Prancis pada Jumat sore, setelah memotong kunjungannya ke pertemuan pemimpin UE di Brussels.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aktor Lawas Pierre Gruno Dilaporkan ke Polisi Gara-Gara Aniaya Lansia di Bar

Aktor Lawas Pierre Gruno Dilaporkan ke Polisi Gara-Gara Aniaya Lansia di Bar

Entertainment | Senin, 03 Juli 2023 | 12:00 WIB

Sudah Kumpulkan Bukti, Dewi Perssik Segera Polisikan Penyebar Fitnah Imbas Masalah Sapi Kurban?

Sudah Kumpulkan Bukti, Dewi Perssik Segera Polisikan Penyebar Fitnah Imbas Masalah Sapi Kurban?

Entertainment | Senin, 03 Juli 2023 | 11:12 WIB

Hari Besar Bulan Juli 2023: Hari Revolusi Prancis, Tahun Baru Islam 1445 H hingga Hari Anak Nasional

Hari Besar Bulan Juli 2023: Hari Revolusi Prancis, Tahun Baru Islam 1445 H hingga Hari Anak Nasional

News | Senin, 03 Juli 2023 | 08:55 WIB

Terkini

Respons Isu Aliran Dana BEM UBK, Gerindra Tepis Upaya Pecah Belah Hubungan Prabowo Gibran

Respons Isu Aliran Dana BEM UBK, Gerindra Tepis Upaya Pecah Belah Hubungan Prabowo Gibran

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:12 WIB

Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih

Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:10 WIB

Mohammad Hatta: Potret Kesederhanaan dan Integritas Sang Proklamator

Mohammad Hatta: Potret Kesederhanaan dan Integritas Sang Proklamator

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:10 WIB

Jepang Penjaga Marwah Asia: 11 Pertandingan Tak Terkalahkan Lawan Tim Eropa

Jepang Penjaga Marwah Asia: 11 Pertandingan Tak Terkalahkan Lawan Tim Eropa

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:10 WIB

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:09 WIB

Kursi Terdakwa Kosong: Pelarian Tahanan Bikin Sidang Narkoba di Bangil Terancam Kandas

Kursi Terdakwa Kosong: Pelarian Tahanan Bikin Sidang Narkoba di Bangil Terancam Kandas

Jatim | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:08 WIB

Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini

Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:05 WIB

Prabowo Keceplosan 'Ndasmu' Lagi, Niatnya Guyon Tapi Kena Sindir Pakar Komunikasi

Prabowo Keceplosan 'Ndasmu' Lagi, Niatnya Guyon Tapi Kena Sindir Pakar Komunikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:03 WIB

Motor Listrik Korupsi BGN untuk Guru Honorer: Solusi Cerdas atau Masalah Baru?

Motor Listrik Korupsi BGN untuk Guru Honorer: Solusi Cerdas atau Masalah Baru?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:02 WIB

Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?

Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:00 WIB