Beredar kabar yang menarasikan bahwa Jusuf Kalla ditetapkan menjadi tersangka.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 209 ribu pengikut bernama SEPUTAR INDONESIA melalui sebuah video yang diunggah pada 14 Juli 2023.
"JUSUF KALLA RESMI JADI TERSANGKAALIRAN DANA 35 TRILIUN TEMUI TITIK TERANG" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Selasa (18/7/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa gambar yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"JUSUF KALLA RESMI JADI TERSANGKA
ALIRAN DANA 35 TRILIUN AKHIRNYA TEMUI TITIK TERANG"
Namun begitu, apakah benar Jusuf Kalla resmi menjadi tersangka?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Jusuf Kalla yang ditetapkan menjadi tersangka.
Unggahan tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Jusuf Kalla ditetapkan menjadi tersangka.
Baca Juga: Rossa Murka Dituding Cuek ke Betrand Peto, Buru Pelaku Penyebar Hoaks: Aku Kasih Pelajaran
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau berita kredibel yang menyatakan bahwa Jusuf Kalla terlibat masalah hukum hingga ditetapkan menjadi tersangka.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'JUSUF KALLA RESMI JADI TERSANGKA, ALIRAN DANA 35 TRILIUN AKHIRNYA TEMUI TITIK TERANG' merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].