Heboh Terapi Garam yang Dilakukan Issa Anak Nikita Willy, Benarkah Bisa Tangkal Efek Buruk Polusi Udara?

Mamagini

Rabu, 23 Agustus 2023 | 17:14 WIB
Heboh Terapi Garam yang Dilakukan Issa Anak Nikita Willy, Benarkah Bisa Tangkal Efek Buruk Polusi Udara?
Issa bermain di ruangan yang penuh dengan garam. ((Instagram))

Warganet, khususnya ibu-ibu, tengah dihebohkan dengan terapi garam atau salt therapy yang dilakukan Issa Xander Djokosoetono, anak Nikita Willy

Dalam unggahannya di Instagram pribadi, Nikita Willy tampak mengajak Issa bermain di salt room. Seperti namanya, ruangan tersebut dipenuhi dengan garam, mulai dari lantai hingga dinding.

Menurut istri Indra Priawan tersebut, terapi garam tersebut merupakan salah satu upayanya untuk melindungi anak dari pengaruh polusi udara di Jakarta. 

"Issa sedang tidak batuk atau pilek, tapi karena udara Jakarta sedang tidak bagus, jadi aku coba seminggu sekali melakukan salt therapy, karena saat anak menghirup garam, hal itu akan membantu menyerap racun, allergen, dan partikel udara yang tidak baik lainnya dari saluran pernapasannya, sehingga menghilangkannya dari tubuh," jelas Nikita Willy.

Lalu, benarkah terapi garam dapat menangkal efek buruk dari polusi udara di Jakarta saat ini?

Melansir dari laman WebMD, terapi garam atau yang juga dikenal sebagai haloterapi, sudah lama dikenal sebagai pengobatan alternatif untuk masalah paru-paru seperti asma, bronkitis, dan batuk. 

Tak hanya itu, terapi garam ini juga dapat membuat seseorang merasa rileks, serta membantu mengatasi alergi dan masalah kulit lainnya.

Nah, terapi garam ini memang biasanya dilakukan di ruang garam, di mana ruangan diisi dengan berbagai jenis garam, hingga terlihat seperti gua garam. 

Tapi, tentu saja garam-garam itu tak sekadar ditabur sembarangan. Suhu dan kelembapan di dalam ruangan juga harus terkontrol.

baca juga

Nah, penelitian menemukan bahwa terapi garam dapat digunakan sebagai bagian dari pengobatan infeksi paru-paru, infeksi tenggorokan atau faringitis, masalah pernapasan terkait merokok, alergi pernapasan, asma, bronkitis, dan masalah pernapasan lainnya. 

Partikel garam kecil yang digunakan dalam haloterapi juga dapat membantu memperbaiki sel kulit dan melindungi kulit dari penuaan dan infeksi, lho. 

Tertarik mengikuti cara Nikita Willy? Sebaiknya, konsultasi dulu dengan dokter sebelum mencoba terapi garam ini, ya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mobil Water Canon Polisi Dikerahkan untuk Mengurangi Polusi Udara Jakarta

Mobil Water Canon Polisi Dikerahkan untuk Mengurangi Polusi Udara Jakarta

Foto | Rabu, 23 Agustus 2023 | 17:11 WIB

Polusi Udara di Jakarta Lagi Buruk, Nikita Willy Lakukan Terapi Garam Untuk Issa

Polusi Udara di Jakarta Lagi Buruk, Nikita Willy Lakukan Terapi Garam Untuk Issa

Mamagini | Rabu, 23 Agustus 2023 | 16:03 WIB

Industri Jadi Biang Keladi Polusi Udara Jakarta, Menperin Angkat Suara

Industri Jadi Biang Keladi Polusi Udara Jakarta, Menperin Angkat Suara

Bisnis | Rabu, 23 Agustus 2023 | 15:32 WIB

Terkini

Kegagalan di Piala Dunia 2026 Berubah Jadi Krisis di Korsel, Pemerintah Turun Tangan

Kegagalan di Piala Dunia 2026 Berubah Jadi Krisis di Korsel, Pemerintah Turun Tangan

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:24 WIB

Yogyakarta untuk Indonesia: AVMS Indonesia Dirikan Yayasan untuk Lindungi Hak Model

Yogyakarta untuk Indonesia: AVMS Indonesia Dirikan Yayasan untuk Lindungi Hak Model

Jogja | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:23 WIB

Pendapatan Ojol Turun Usai Skema 8 Persen, DPR Minta Tarif Diatur

Pendapatan Ojol Turun Usai Skema 8 Persen, DPR Minta Tarif Diatur

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:22 WIB

4 Sepeda Hybrid Poligon Paling Nyaman Buat ke Kantor Maupun Touring

4 Sepeda Hybrid Poligon Paling Nyaman Buat ke Kantor Maupun Touring

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:22 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Gen Z dan Quiet Luxury: Antara Gaya Hidup Baru atau Malah Tekanan Sosial?

Gen Z dan Quiet Luxury: Antara Gaya Hidup Baru atau Malah Tekanan Sosial?

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:15 WIB

Bakat Emas yang Terancam Layu: Refleksi Nasib Atlet Indonesia di Cabang Olahraga Ice Skating

Bakat Emas yang Terancam Layu: Refleksi Nasib Atlet Indonesia di Cabang Olahraga Ice Skating

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:14 WIB

Sepatu Sekolah Anak TK yang Bagus Merk Apa? Ini 5 Pilihan Tanpa Tali yang Kuat dan Nyaman

Sepatu Sekolah Anak TK yang Bagus Merk Apa? Ini 5 Pilihan Tanpa Tali yang Kuat dan Nyaman

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:13 WIB

Flyover Latumenten Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Bakal Urai Kemacetan Grogol Hingga Slipi

Flyover Latumenten Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Bakal Urai Kemacetan Grogol Hingga Slipi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:12 WIB

Main Proyek Ompreng MBG, Brigjen  Lalu Muhammad Iwan Mahardan Ditahan Kejagung Terkait Korupsi BGN!

Main Proyek Ompreng MBG, Brigjen Lalu Muhammad Iwan Mahardan Ditahan Kejagung Terkait Korupsi BGN!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:10 WIB

×