Aku udah perawatan ke dokter, pake berbagai skincare, jaga pola hidup tapi jerawat tetep ada karega faktor hormonal dan stress yg gabisa dihindarin. Menurut ku war sekali dan aku bangga share perjalanan kulit aku karena aku tau diluar sana banyak yang punya kondisi yang sama,” ujar Nabila Ishma.
Dalam pesannya, Nabila Ishma mengungkapkan bahwa banyak orang, terutama mereka yang memiliki kulit sensitif, harus menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga kesehatan kulit mereka.
Hal ini dapat berarti bahwa kondisi kulit mereka dapat memburuk dengan cepat bahkan karena paparan makanan alergi yang sangat kecil.
Dengan ketegasan dan keberanian, Nabila Ishma tetap memperlihatkan penampilannya tanpa make up.
Ia berharap bahwa tindakan ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi orang lain yang menghadapi kondisi kulit serupa.
“Kenapa aku selalu pede share kondiri kulit aku yg bare face? Karena aku pengen setiap orang yg punya kondisi kulit yang sama bisa tetep semangat dan pede dengan kondisi kulitnya. Gaperlu malu dan harus tau kalau mereka ga sendiri ngelewatin perjalanan itu.
Dan supaya ga dengerin omongan orang yg kaya gini,” lanjut Nabila Ishma.
Dalam melakukannya, ia ingin menyemangati mereka untuk tetap percaya diri dan tidak membiarkan kata-kata negatif merusak harga diri mereka.
Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap individu memiliki perbedaan dalam penampilan fisiknya. Namun, hal ini bukanlah suatu alasan untuk mengejek atau merendahkan orang lain.
“Emang gampang punya kondisi kulit sensitif? GAK SAMA SEKALI. Makan telur dikit langsung jerawat, pake makeup baru langsung bruntus, kena panas dikit langsung breakout.
Jadi please HARGAIN perasaan orang lain dengan tidak mengomentari kondisi kulit orang lain yang sedang tidak baik baik saja. Alhamdulillah kalau kondisi kulit kamu bagus semoga bisa mulus terus ya gausah menghadapi kondisi kaya kita:))” pungkas Nabila.
Kasus yang menimpa Nabila Ishma mengingatkan kita tentang pentingnya menjaga etika dalam berinteraksi di dunia maya.