Setelah mengantarkan Eva ke rumah sakit untuk memeriksakan kesehatan, Deddy Hamdun pergi bersama dua orang lainnya, yaitu Noval Alkatiri dan Ismail, menggunakan mobil BMW. Namun, ketiganya tak pernah lagi terlihat hingga saat ini.
Penculikan aktivis dan simpatisan partai politik yang terjadi pada masa itu mencatat banyak korban hilang, termasuk Deddy Hamdun.
Dalam kisahnya, Eva Arnaz menceritakan kecemasan dan keputusasaannya saat suaminya menghilang. Ia melaporkan ke polisi dan Angkatan Bersenjata, namun merasa dipermainkan dan tidak ada tindakan nyata dari aparat untuk mencari suaminya.
Eva bahkan mengalami ancaman pembunuhan dan tekanan dari beberapa pihak yang ingin menyembunyikan informasi mengenai keberadaan suaminya.
Baca Juga: Foto Seksi Marshella Aprilia Di-Unlike Pratama Arhan, Kabar Putus Terkonfirmasi?
Ia berusaha mencari jawaban atas kepergian suaminya, bahkan bertemu dengan seorang perwira Angkatan yang memberikan informasi bahwa suaminya kemungkinan telah meninggal, namun posisi kuburan suaminya tidak diungkapkan.
Saat ini, Eva Arnaz telah menerima nasibnya dan mendekatkan diri kepada agama, menjauh dari dunia film. Meski ia merasa pasrah atas kepergian sang suami, namun ia masih tetap mempertanyakan di mana kuburan suaminya.
Masa kelam dalam hidupnya ini menjadi peristiwa yang membekas dalam ingatan Eva Arnaz, dan dia tetap berusaha mencari jawaban atas kepergian suaminya yang masih menjadi misteri hingga saat ini.