Manado.suara.com - Keputusan Jeje Govinda adik ipar Raffi Ahmad, untuk terjun ke dunia politik telah memunculkan kontroversi dan sorotan tajam terhadap Raffi Ahmad.
Keputusan Jeje untuk memaafkan dan tidak mempermasalahkan perselingkuhan yang melibatkan dirinya telah menjadi bahan senjata bagi publik untuk mengecam Raffi Ahmad ketika ia menyatakan niatnya untuk maju sebagai calon legislatif (caleg).
Banyak yang menyebut bahwa keputusan Jeje tersebut mencerminkan kurangnya kemampuan Jeje dalam mengurus istri dan keluarga, sehingga dianggap sulit bagi Raffi Ahmad untuk mengurus kepentingan publik.
Dalam menghadapi tudingan-tudingan tajam yang diarahkan kepadanya, Raffi Ahmad akhirnya memberikan tanggapannya.
Dalam sebuah acara yang diunggah ulang oleh akun Instagram @pembasmi kehaluan real, Raffi Ahmad mengungkapkan alasan di balik keputusan Jeje untuk terjun ke dunia politik.
Menurutnya, Jeje merasa bahwa banyak orang memandangnya dengan sebelah mata setelah kejadian kontroversial tersebut.
"Karena katanya si Jeje itu kemarin begini, 'Iya bro, gue gara-gara kemarin kejadian, orang tuh banyak yang memandang gue sebelah mata'," kata Raffi Ahmad ketika membawakan acara FYP di Trans 7.
Raffi Ahmad menyampaikan bahwa Jeje ingin membuktikan bahwa dirinya memiliki nilai-nilai yang lebih berharga daripada kejadian buruk yang terjadi dalam hidupnya.
Pandangan publik yang meragukan kemampuan Jeje dalam mengurus keluarga kemudian disebut oleh Raffi Ahmad tidak relevan dengan konteks keputusan Jeje untuk terlibat dalam dunia politik.
Baca Juga: Oklin Fia Ngotot Ngaku Masih Perawan, Belum Disentuh Laki-laki, Percaya Nggak?
"Padahal kan gak nyambung. (Gue bilang) udah Je, gak udah dipikiran kaya gitu-gitu. 'Iya A, pokoknya dengan kejadian kemarin, gue pengen menunjukkan bahwa diri gue ini bisa punya value nilai yang lebih'," ujar Raffi menirukan ucapan Jeje.
Raffi Ahmad meyakini bahwa Jeje ingin menunjukkan kepada banyak orang bahwa dirinya mampu menjadi sosok yang terbaik bagi masyarakat melalui keterlibatannya dalam dunia politik.
Dalam pandangan Raffi Ahmad, nilai-nilai positif dan potensi Jeje dalam berkontribusi kepada masyarakat justru seharusnya lebih diutamakan daripada kesalahan masa lalu.
Keputusan Jeje Govinda untuk terjun ke dunia politik memang tidak luput dari kontroversi dan pertentangan pandangan. Namun, bagaimanapun juga, setiap individu memiliki hak untuk mengambil langkah dan keputusan dalam hidupnya.