Manado.suara.com - Ajang Miss Universe Indonesia 2023 menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan pelecehan seksual dalam sesi body checking para finalis, yang diduga berujung pada sesi foto telanjang. Poppy Capella, National Director Miss Universe Indonesia, tidak tinggal diam menghadapi situasi ini.
Melalui pernyataan tertulis yang diunggah di akun resmi Miss Universe Indonesia yang terverifikasi, Poppy Capella memberikan klarifikasi serta tanggapan yang tegas terhadap tuduhan yang mencuat. Dalam pernyataan tersebut, terdapat 8 poin penting yang menjelaskan sikap dan pandangan Poppy Capella terkait insiden ini.
Salah satu poin yang menarik perhatian adalah poin kelima, di mana Poppy Capella menyatakan memiliki bukti dan informasi yang mengindikasikan adanya upaya untuk merebut izin Miss Universe Indonesia dari tangannya.
Dia menuding bahwa pemberitaan seputar kasus ini dalam beberapa hari terakhir terkesan terstruktur dan masif.
"Jelas sekali bahwa pemberitaan yang ada dibuat sedemikian rupa dan terstruktur dengan maksud menekan saya dan menciptakan citra negatif tentang Miss Universe Indonesia," tulis Poppy Capella.
Ia juga menambahkan, "Saya telah mendapatkan bukti-bukti dan informasi bahwa ini memang sengaja dilakukan oleh pihak-pihak tertentu yang berkeinginan mengambil alih izin Miss Universe Indonesia yang saya miliki."
Baca Juga: Poppy Capella Bantah Terlibat Pelecehan Seksual, Ancam Tuntut Balik Pembuat Berita Bohong
Dalam pernyataan tersebut, Poppy Capella tidak hanya membela dirinya dari tuduhan yang muncul, tetapi juga mengajak publik untuk tetap berpikir kritis terhadap pemberitaan yang tidak benar.
Dia berharap bahwa pemerintah, kepolisian, dan instansi terkait dapat memeriksa kasus ini dengan seksama untuk mengungkap kebenarannya.
"Saya memohon kepada Pemerintah, Kepolisian, dan instansi-instansi terkait lainnya serta kepada publik agar lebih jeli dan tidak terkecoh oleh pemberitaan-pemberitaan yang tidak benar. Mari kita tunggu hasil pemeriksaan pihak kepolisian," tutup Poppy Capella.