Metro, Suara.com- Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Kemendikbudristek, Iwan Syahril menyampaikan rasa antusiasnya karena Program Guru Penggerak (PGP) terus mendapatkan tanggapan positif dari berbagai ekosistem pendidikan Indonesia.
Menurutnya jumlah guru yang mendaftar sebagai guru penggerak pada angkatan pertama yaitu 19.218. Untuk angkatan kedua jumlah guru yang mendaftar sebanyak 19.218. Pendaftar guru penggerak angkatan ketiga menunjukkan peningkatan yakni 23.274 orang.
Selanjutnya, pada angkatan keempat, pendaftar guru penggerak terus bertambah mencapai 42.009. Pada angkatan kelima, jumlah pendaftar program guru penggerak bertambah secara signifikan dan menduduki angka 105.643. Bahkan pada angkatan keenam ini jumlah pendaftar menyentuh angka 131.444 orang.
“Tanggapan baik ini tentu berkat kerja kita bersama, di mana banyak pihak yang peduli dan merasa bertanggung jawab atas perbaikan-perbaikan pendidikan di Indonesia. Untuk itu, saya sangat berterima kasih sekali bagi pihak-pihak yang terlibat dalam Program Pendidikan Guru Penggerak ini,” tutur Iwan Syahril.
Iwan juga menekankan kembali pemahaman bahwa pekerjaan di bidang pendidikan adalah sebuah upaya untuk membangun peradaban. Oleh karena itu, penting bagi seorang guru memahami perannya sebagai motor penggerak sehingga apa yang dia upayakan dalam proses pencerdasan kehidupan bangsa akan dapat dirasakan manfaatnya bagi peserta didik maupun lingkungan sekitarnya.
“Pekerjaan ini bukan sekedar membahas kurikulum dan hasil belajar, bukan cuma mengajar dan mendidik, namun pekerjaan kita adalah melahirkan generasi masa depan yang cemerlang, melahirkan generasi pembaharu, generasi yang akan menjawab tantangan zaman masa kini dan masa mendatang,” ucap di Jakarta, Kamis (24/8).
Iwan juga mengimbau kepada Gubernur, Walikota, Bupati, serta Dinas Pendidikan untuk mendukung penuh para guru dalam mengikuti PGP. “Izinkan kami meminta bantuan untuk mendukung penuh dan memberikan restu kepada guru-guru hebatnya dalam mengikuti proses PGP ini. Restu dari Bapak/Ibu tentu akan membuat perjalanan Calon Guru Penggerak menjadi lancar, baik ketika menjalani proses dan pasca pendidikan,” pungkasnya.