Akselerasi Sertifikasi Halal, BPJH Diapresiasi Kemenkeu

Metro

Selasa, 06 September 2022 | 00:01 WIB
Akselerasi Sertifikasi Halal, BPJH Diapresiasi Kemenkeu
Akselerasi Sertifikasi Halal, BPJH Diapresiasi Kemenkeu (BPJH)

Metro, Suara.com- Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Hadiyanto mengapresiasi upaya Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) melakukan akselerasi sertifikasi halal.

Hal tersebut disampaikannya  dalam Public Hearing dan Temu Konsultasi Pendampingan Proses Produk Halal (PPH) di Surabaya, Jawa Timur. Public Hearing dan Temu Konsultasi Pendampingan PPH di Jawa Timur merupakan Public Hearing ke-29 dari rencana 30 di seluruh Provinsi Indonesia.

“Public hearing  yang diselenggarakan BPJPH ini sangat baik karena dapat menambah wawasan pelaku usaha tentang proses dan pentingnya sertifikasi halal. Kita berharap ini dapat mengakselerasi banyaknya produk bersertifikat halal,” ujar Hadiyanto, di Surabaya, Senin (5/9/2022).

Hadiyanto menuturkan, saat ini pemerintah terus mendorong perkembangan ekosistem halal nasional. Hal ini sejalan dengan target pemerintah menjadikan Indonesia sebagai produsen halal nomor satu dunia pada 2024.

“Prioritas kita mendorong pengembangan produksi produk halal nasional, dengan pelaku UMKM menjadi pemeran utama,” ungkap Hadiyanto.

Senada Kepala Dinas Perindustrian dan Perdangangan (Disperindag) Jawa Timur Drajat Irawa. Ia menyampaikan, selaras dengan akselerasi sertifikasi halal yang dilakukan BPJPH, Jawa Timur membangun sistem informasi produk halal (SIP Halal). Beliau juga berterima kasih kepada BPJPH atas adanya upaya akselerasi halal.

"Adanya SIHalal, Public Hearing dan Temu Konsultasi, dan upaya-upaya BPJPH yang ada dapat mendorong perekonomian di Jawa Timur," ucap Drajat.

Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham mengajak pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) untuk segera mensertifikasi halal produknya. Apalagi, lanjut Aqil, saat ini BPJPH sedang membuka fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) Tahap 2. 

"Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) tahap 2 ini tersedia kuota sebanyak 324.834. Kami buka dari 24 Agustus sampai 17 September 2022," ujar Aqil Irham. 

baca juga

Data produk halal di Jawa Timur (Jatim) 67% untuk usaha mikro. “Kami berharap ada adanya akselarasi di Jawa Timur, karena termasuk yang salah satu terbesar selain Jawa Barat dan  Jawa Tengah,” tutur Aqil. 

Aqil  juga mendorong Satuan Tugas Halal (Satgas Halal) yang ada di Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur untuk berkolaborasi dengan dinas-dinas terkait guna percepatan sertifikasi halal. "Saya harap antar satgas halal, dinas terkait, dan lembaga terkait dapat berkolaborasi dan bersinergi bersama secara efektif menyusun strategi akselarasi halal agar hasilnya maksimal," harap Aqil Irham yang hadir secara daring dalam public hearing tersebut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPJPH Gandeng BI, Universitas Hingga Perusahaan Asing Perluas Ekosistem Halal

BPJPH Gandeng BI, Universitas Hingga Perusahaan Asing Perluas Ekosistem Halal

Metro | Sabtu, 03 September 2022 | 14:07 WIB

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×