Metro, Suara.com- Konten kreator asal Kota Metro Ibaf Fabi berkesempatan mewawancarai Menparekraf Sandiaga Uno di Pulau Pahawang pada akhir Agustus lalu. Kedatangan Sandiaga Uno tersebut selain menghadiri Festival Krakatau juga dalam rangkaian roadshow Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.
Bersama Sandiaga Ibaf awalnya membahas banyak hal mulai dari latar belakang hingga ketertarikannya membuat konten-konten positif hingga hoby travelingnya.
Di tengah perbincangan salah satu pertanyaan menarik yang disampaikan Ibaf kepada Sandiaga adalah soal Kota Metro sebagai kota pendidikan yang tak memiliki wisata alam.
Sandiaga awalnya menjelaskan bahwa menurutnya sebuah kota yang tidak memiliki wisata alam maka destinasi buatan dan destinasi wisata berbasis budaya dapat dikembangkan.
"Jika itu adalah kota pendidikan wisata berbasis edukasi mungkin cocok dikembangkan, seperti agrowisata tentang kopi,"jelas Sandiaga.
Sandiaga menambahkan bahwa saat ini belum ada yang menseriusi soal kopi dari hulu ke hilirnya.
Mendengar jawaban Sandiaga tentang kopi Ibaf Langsung menyerahkan kopi dari UMKM Kota Metro yang memang telah disiapkannya. Sandiaga pun menerima dan membaca kemasan dalam kopi tersebut.
"Oh ini baru diomongin ternyata sudah ada cagar budaya di Kota Metro, ini destinasi nih,"kata Sandiaga.
Sandiaga mengatakan bahwa Sekoli kopi juga memberikan informasi soal cagar budaya yang ada di Kota Metro. Ibaf langsung menjelaskan bahwa wisata sejarah dan cagar budaya inilah yang sedang dikembangkan di kota asalnya, Metro.
Baca Juga: Promosikan Pariwisata dan Film Indonesia,Kemenparekraf Gandeng Netflix
Tak lama Ibaf juga menyerahkan baju produksi UMKM Metro kepada Sandiaga yang juga langsung dikenakannya.
Ibaf mengatakan bahwa ia memang diundang untuk membuat konten bersama Sandiaga Uno. Menurutnya kesemoatan tersebut adalah kesempatan yang langka
"Karena saya berasal dari Metro tentu harus ada part atau bagian dalam wawancara yang setidaknya membahas soal Kota Metro,"ujarnya Selasa (6/9/2022).
Ia mengaku sengaja menyiapkan pertanyaan tersebut untuk mengenalkan potensi Kota Metro lebih luas lagi.
"Sebagai orang Metro tentu saya harus terus mengenalkan kota ini kepada siapapun dan dimanapun,"pungkasnya.