Narasi mengharapkan pemirsa mau mendengar kata hati pengunggah bahwa keputusan FIFA bisa berubah-ubah, bahkan dalam bilangan jam.
Piala Dunia U-20 2023 siap digelar di Argentina, dan drawing laga antartim yang bertarung dari 24 negara juga telah dilakukan. Sementara di Tanah Air, masih beredar video-video beraliran "unik": tidak ingin fakta ini terjadi, dan membuat pengandaian sendiri.
Contohnya yang dijumpai Metro Suara.com dari kanal YouTube. Akun bernama Kreator Bola mengunggah video berjudul "ISRAEL TERCIDUK NYOGOK FIFA!! INDONESIA DIBANTU ARGENTINA LOLOS PILDUN - ISEAEL DICORET", dengan thumbnail Presiden FIFA Gianni Infantino di sebelah kiri, sementara sudut lainnya adalah Presiden Argentina dan Presiden RI tengah menyimak kaus jersey Tim Nasional atau Timnas Argentina sebagai oleh-oleh.
Tertulis di situ "Indonesia yanked as U-20 World Cup host after calls to bar Israeli soccer team FIFA TURUTI ARGENTINA CORET ISRAEL PRESIDEN ARGENTINA KE JAKARTA DEMI LOLOSKAN INDONESIA".
Diunggah pada Jumat (5/5/2023) dan telah disaksikan 2.8K, narasi dibawakan oleh narator bersuara lelaki yang membacakan skrip ala kadarnya, dalam artian tidak meyakinkan.
Dibuka dengan kalimat bahwa Piala Dunia U-20 telah berlangsung, kita hanya bisa melihat tim-tim kuat mana yang akan bertarung. Namun ada beberapa hal yang membuat Indonesia memiliki potensi besar.
Selanjutnya berikut adalah transkrip dari yang dibacakan narator di mana bisa segera disimak valid tidaknya konten video ini:
FIFA memiliki standar ganda, artinya berubah waktu beberapa hari beberapa jam keputusan itu bisa dirubah sesuai dengan aturan FIFA.
Baru-baru ini Argentina menemukan kejanggalan yang dilakukan salah satu negara anggotanya yaitu Israel. Ya diketahui Israel memiliki banyak kendala. Pertama adalah masalah kemanusiaan, dan juga lainnya. Hal ini membuat Federasi Argentina berang. Mengapa negara yang memiliki kriminalitas tinggi namun bisa lolos dari sanksi-sanksi. Argentina akan melihat ini ditindaklanjuti atau mundur.
"Ya ini tidak fair play saya harap FIFA bisa menelisik. Saya tidak mau ada kejanggalan di negara kami karena status kami adalah tuan rumah," ucap Federasi Argentina.
Ini hal yang sangat luar biasa. Kalau terbukti Israel menyogok FIFA tentu Indonesia bisa menjadi opsi.
PENJELASAN
Metro Suara.com membedah video ini dengan langkah menelusuri foto pada thumbnail terlebih dahulu, kemudian menyimak narasi yang dibacakan narator.
Potret di mana Presiden Argentina dan Presiden Indonesia bertemu terjadi pada 2019. Saat itu, Presiden Mauricio Macri yang menjabat pada 2015-2019 berkunjung ke Indonesia, tepatnya ke Istana Bogor. Presiden Argentina sekarang adalah Alberto Fernández yang dilantik pada 2019. Sehingga foto yang bertujuan memperkuat cover ini sudah gagal dalam menunjukkan hal valid.
Kedua, menyimak narasi yang dibacakan narator membuat geli. Antara lain kalimat "FIFA memiliki standar ganda, artinya berubah waktu beberapa hari beberapa jam keputusan itu bisa dirubah sesuai dengan aturan FIFA".
Sebelum memaknai apa standar ganda dan hal yang lebih kompleks, pernyataan bahwa keputusan bisa berubah dalam beberapa hari bahkan beberapa jam adalah salah. Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA memiliki standar dalam menerapkan aturan dan sanksi. Bukan bisa berubah kapan saja sebagaimana coba ditanamkan dalam narasi.
Ketiga, penggunaan kata "dirubah" juga salah. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia yang benar adalah "diubah", karena kata dasar adalah ubah, bukan rubah--nama satwa hutan. Bila pemilihan dan penyusunan kata saja salah, bagaimana video ini bisa disebut valid?
Keempat, pernyataan narasi "Piala Dunia U-20 telah berlangsung" juga salah. Penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023 adalah 20 Mei - 11 Juni 2023, dan bukan saat ini atau telah berlangsung.
Bila menggunakan skrip video ini, yang menyatakan "Piala Dunia U-20 telah berlangsung" dan dalam narasi kemudian narator membacakan, "Kalau terbukti Israel menyogok FIFA tentu Indonesia bisa menjadi opsi" maka maknanya bakal bertolak belakang.
Di satu pihak menyatakan Piala Dunia U-20 sudah berlangsung, namun waktu dibuat mundur lagi dengan pernyataan "Indonesia bisa menjadi opsi". Bagaimana bisa menjadi opsi host bila kejuaraan sudah berjalan? Dan satu hal lagi, Indonesia bukan opsi lokasi penyelenggaraan. Karena untuk menjadi tuan rumah harus mengikuti bidding atau menawarkan diri dan dinilai bisa atau tidaknya menurut standar FIFA.
Kemudian, untuk kalimat berbahasa Inggris dalam tumbnail yang dituliskan sebagai "Indonesia yanked as U-20 World Cup host after calls to bar Israeli soccer team" juga terdengar tidak memenuhi kaidah berbahasa Inggris. Kata "yanked" atau yank berarti ditarik, dengan cara keras. Misalnya untuk menyebut rambut yang dijambak dalam Bahasa Indonesia. Kemudian penggunaan kata "soccer" juga tidak nyaman, di mana olah raga asal Inggris ini disebutkan secara umum sebagai football. Penyebutan soccer lebih kepada gaya bertutur Inggris-Amerika.
KESIMPULAN
Video dengan judul "ISRAEL TERCIDUK NYOGOK FIFA!! INDONESIA DIBANTU ARGENTINA LOLOS PILDUN - ISEAEL DICORET" (ya, cara menuliskan Israel nya pun salah) memiliki konten menyesatkan dan tidak berlandaskan kepada sumber terverifikasi sama sekali.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].