Nama Amanda Manopo yang melambung usai sukses memainkan perannya di sinetron Ikatan Cinta, terus menjadi sorotan.
Meski dirinya sudah keluar dari sinetron itu, banyak penggemarnya yang selalu menanti kegiatan Amanda Manopo.
Tidak hanya berperan di sinetron, Amanda juga selesai syuting di film bergenre horor.
Bahkan tersiar informasi bahwa kini Amanda Manopo siap Nyaleg di 2924 dengan bergabung di Partai Politik.
Kabar tersebut dibagikan kanal YouTube ZML Entertainment yang mengunggah video berjudul "Ingin lebih dekat dg masyarakat Amanda Manopo resmi gabung di PARTAI POLITIK & siap NYALEG 2024".
Dalam thumbnail terlihat keterangan serupa dengan potret sekelompok orang berpakaian salah satu Partai Politik.
Di antara kerumuman itu ada seorang perempuan dengan wajah Amanda Manopo.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 2.000 penayangan.
Namun, benarkah Amanda Manopo resmi bergabung di Partai Politik dan siap nyaleg pada 2024?
Setelah menonton video berdurasi 7 menit 59 detik tersebut, klaim bahwa Amanda Manopo resmi bergabung di Partai Politik dan siap nyaleg pada 2024 adalah salah.
Tidak ditemukan bukti valid ataupun pernyataan resmi yang menyatakan bahwa Amanda Manopo resmi bergabung di Partai Politik dan siap nyaleg pada 2024.
Narator dalam video menyampaikan calon legislatif yang diramaikan Pesta Politik.
Dia menyebut Amanda Manopo mengaku ada yang menawarinya untuk gabung ke sebuah Partai Politik.
Narator juga menyampaikan soal beredar foto Amanda Manopo yang kuliah online yang disebut masih jomblo.
Hingga akhir video, tidak ditemukan penjelasan terkait klaim tersebut, sebagaimana yang tertulis pada judul.
Di sisi lain, foto yang digunakan dalam thumbnail adalah foto editan yang telah direkayasa.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa Amanda Manopo resmi bergabung di Partai Politik dan siap nyaleg pada 2024 merupakan berita palsu atau hoaks.
Unggahan tersebut juga tidak memiliki keselarasan antara judul dan isi video, sehingga dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].