Rumah Raffi Ahmad dan Nagita Slavina dikabarkan diserbu oleh ribuan massa 212 karena Sultan Andara tersebut menjadi sponsor relawan Jokowi di GBK.
Kabar itu sendiri dibagikan oleh kanal YouTube Hello Selebriti yang mengunggah video singkat berjudul "HARI INI!! RIBUAN MASSA 212 PENUHI RUMAH RAFFI AHMAD PROTES KARENA JADI SPONSOR RELAWAN JOKOWI DI GBK".
Pada thumbnail video terdapat potret Raffi Ahmad dan ribuan orang yang berdiri di depan sebuah rumah mewah. Terlihat pula keterangan dengan narasi, "Ribuan Masa 212 Penuhi Andara, Buntut Raffi Jadi Sponsor Relawan Jokowi di GBK".
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 850 penayangan. Namun, apakah benar jika rumah Raffi Ahmad digeruduk massa 212?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 3 menit 52 detik tersebut, klaim yang menyebut bahwa rumah Raffi Ahmad diserbu ribuan massa 212 adalah salah.
Sepanjang video, tidak ada bukti valid ataupun pernyataan secara resmi yang menyatakan bahwa rumah ayah dua anak itu digeruduk oleh massa 212 karena menjadi sponsor relawan Jokowi.
Narator dalam video hanya menampilkan cuplikan Raffi Ahmad yang berada di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Pengunggah video juga menyisipkan rekaman Presiden Jokowi.
Namun hingga akhir video, tidak ada penjelasan terkait rumah Raffi Ahmad digeruduk massa 212, sebagaimana yang diklaim pada judul unggahan.
Baca Juga: 5 Kebiasaan yang Harus Dihindari agar Bisa Tidur Nyenyak Sepanjang Malam
Tak hanya itu, foto yang digunakan pun tidak ada hubungannya dengan Raffi Ahmad ataupun massa 212.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar rumah Raffi Ahmad diserbu oleh massa 212 merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].