Kabar terbaru beredar Komite Disiplin PSSI disebut membuat keputusan Persija Jakarta diblacklist tidak boleh tampil dan Pesib Bandung kena sanksi lagi merupakan misinformasi.
Usai dilakukan cek fakta oleh tim Metro pada video berjudul "ResmiPersija Di BlackList Tak Boleh TampilPersib Kena Sanksi LagiKetum Viking Gerak Cepat" yang diunggah di kanal YouTube Planet Persib adalah tidak benar.
Lantas, bagaimana fakta sesungguhnya?
Setelah dilakukan penelusuran dengan menyaksikan video berdurasi 4 menit 14 detik itu, tidak ditemukan bukti valid yang mendukung klaim di atas.
Sejak awal narator menyampaikan Pemerintah Kota Bekasi melarang Persija Jakarta tampil di Bekasi paska bentrok antar suporter di laga Persib Bandung vs Persija Jakarta belum lama ini.
Namun, bukan hanya Persija tapi larangan bermain di stadion Patriot, Bekasi untuk pertandingan berpotensi menimbulkan kerusuhan seperti Persiija vs Persib, Persebaya, dan Arema FC.
![Persija Diblacklist Tidak Boleh Tampil dan Persib Kena Sanksi Lagi, Benarkah? [(YouTube/Planet Persib)]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/09/06/1-persija-diblacklist-tidak-boleh-tampil-dan-persib-kena-sanksi-lagi-benarkah.jpg)
Kemudian, dia juga menyampaikan Persib Bandung dibayang-bayangi sanksi usai laga melawan Persija.
Pasalnya, kedatangan Bobotoh menyaksikan laga di Bekasi melanggar ketentuan suporter lawan datang ke tempat pertandingan.
Dari pelanggaran itu, Persib diprediksi dikenakan sanksi denda senilai Rp 25 juta.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Akun YouTube DPR RI Kena Retas, Tampilkan Live Casino Slot
Berdasarkan hasil penelusuran di laman resmi PSSI, sidang Komdis PSSI memutuskan Persija Jakarta dikenakan sanski denda Rp 25 juta dari pertandingan melawan Dewa United FC pada 25 Agustus 2023.
Sedangkan Tobias Ginanjar Sayidina (Ketua Viking Persib Club) dikenakan hukum Kerja Sosial akibat sengaja menghadiri dan menonton pertandingan saat Persib Bandung vs PSIS Semarang, 20 Agustus lalu.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].