Permainan para pemain Timnas Indonesia saat menghadapi Brunei Darussalam pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 masih menjadi sorotan publik. Meskipun menang telak, tetapi sejumlah warganet mengkritik para pemain yang dinilai memiliki performa menurun, salah satunya adalah Pratama Arhan.
Warganet menilai Pratama Arhan cukup sering melakukan kesalahan umpan dan crossing yang tidak akurat dalam pertandingan tersebut. Tak hanya itu, beberapa warganet bahkan menuding performa Pratama Arhan menurun setelah menikah dengan Azizah Salsha.
Hal itu terlihat dalam komentar cuitan akun X (dulunya Twitter) @SiaranBolaLive yang menanyakan pendapat warganet mengenai performa pemain Timnas Indonesia.
"Selain Arhan siapa lagi yang kurang perform malam ini?" tulis pemilik akun.
Cuitan tersebut disambut dengan berbagai komentar. Beberapa warganet menyinggung perihal selebrasi bucin yang dilakukan Pratama Arhan.
"Arhan gara-gara Zize kah jadi aneh mainnya?" tulis akun @fa*********
"Arhan kebanyakan mikirin Zize sama mantannya fix," komentar @an*************
"Arhan ngebet banget bikin konten ngebucin kayaknya ya, striker udah nyari posisi enak nggak langsung sat set elah Han," tambah @gi***_*******
![Cuitan warganet tentang performa pemain Timnas Indonesia. [[screenshot]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/10/13/1-cuitan-warganet-tentang-performa-pemain-timnas-indonesia.jpg)
"Si Arhan jadi seleb bucin ajalah, lumayan followersnya udah banyak kayaknya udah nggak fokus di bola," timpal @ri*********
Baca Juga: Raffi Ahmad Bawa Rp 150 Juta Cash Buat Nego Mobil Dikta, Warganet: Berasa Beli Ketoprak
Di sisi lain, warganet pun turut menulis sejumlah nama pemain Timnas Indonesia lainnya yang dirasa tidak maksimal.
"Saddil-Asnawi di kanan nggak banyak bantu opsi serangan. Dendy lari-lari doang," tambah @re*****
"Egy, Asnawi, Saddil, Dendy, Sandy. Masih banyak yang ragu buat shoot padahal udah di area pinalti, kebanyakan krosang krosing mulu tapi semenjak masuk Sananta jadi berubah," sahut @da****__
"Sebenernya bukan underperform. Brunei ini melakukan ultra defensif. Mindset pemain bola harus terus ke depan tapi kurang sabar buat narik keluar para pemain bertahan. Itu yang harus diubah," ungkap @lw****