Dunia hiburan berduka ketika mendengar kabar Matthew Perry, aktor yang terkenal dengan perannya sebagai Chandler Bing dalam sitkom Friends, meninggal dunia pada hari Sabtu, 28 Oktober 2023, di usia 54 tahun.
Sebelumnya, Matthew Perry secara terbuka bicara tentang perjuangannya melawan kecanduan alkohol dan obat-obatan selama bertahun-tahun.
Dalam memoarnya yang diterbitkan pada tahun 2022, sang aktor menulis tentang bagaimana kecanduan telah memengaruhi hidupnya, termasuk dalam hal karier.
Ia bahkan mengatakan bahwa dirinya pernah "hampir mati" pada tahun 2019 setelah overdosis obat penghilang rasa sakit.
"Saya telah berjuang dengan kecanduan selama lebih dari setengah hidup saya," tulis Matthew Perry dalam memoarnya.
Matthew Perry mengaitkan kecanduannya dengan tekanan ketenaran dan kesuksesan di usia muda. Dia juga mengaku bahwa dirinya memiliki riwayat penyakit mental dalam keluarga, yang membuatnya lebih rentan terhadap kecanduan.
Matthew Perry mengatakan bahwa dia mulai menggunakan Vicodin, obat penghilang rasa sakit jenis opioid, setelah mengalami kecelakaan jet ski pada tahun 1997. Setelah itu, ia dengan cepat menjadi kecanduan, dan penggunaannya semakin meningkat seiring berjalannya waktu.
Alkohol dan obat-obatan yang awalnya ditujukan untuk memberinya ketenangan emosional, justru membuat hidupnya semakin buruk. Kecanduannya mulai berdampak negatif pada karir dan kesehatannya.
Matthew Perry mulai sering terlambat atau tidak muncul di lokasi syuting Friends, dan berat badannya turun drastis. Dia juga menderita pancreatitis, peradangan pada pankreas yang disebabkan oleh konsumsi alkohol yang berlebihan.
Baca Juga: 5 Sosok Ini Pernah Dibandingkan dengan Fuji, Ada yang Sampai Ngamuk
Pada tahun 2001, sang aktor memutuskan untuk masuk rehabilitasi untuk pertama kalinya. Dia menghabiskan 28 hari di Hazelden, sebuah pusat rehabilitasi di Minnesota.
Setelah keluar dari rehabilitasi, selama beberapa tahun, ia berhasil menjauh dari alkohol dan obat-obatan. Namun, pada tahun 2011, dia kembali kambuh dan masuk rehabilitasi untuk kedua kalinya.
Setelah keluar dari rehabilitasi untuk kedua kalinya, Perry memutuskan untuk terbuka tentang perjuangannya melawan kecanduan. Dia berharap bahwa dengan berbagi kisahnya, dia dapat membantu orang lain yang sedang berjuang melawan kecanduan.
"Saya kehilangan pekerjaan, saya kehilangan teman-teman saya, dan saya hampir kehilangan nyawa saya," kata Matthew Perry.
"Tapi saya bersyukur bahwa saya masih bisa mendapatkan kesempatan kedua," tulisnya dalam memoar tersebut.