Bendera Palu Arit Berkibar di Alun-alun Cimahi, Pasukan TNI Bersenjata Lengkap Buru Ormas Berhaluan Kiri di Lembang

Suara Moots | Suara.com

Kamis, 01 Desember 2022 | 10:53 WIB
Bendera Palu Arit Berkibar di Alun-alun Cimahi, Pasukan TNI Bersenjata Lengkap Buru Ormas Berhaluan Kiri di Lembang
Pemutaran Film G30S/PKI (Antara)

Pemandangan di Alun-alun Kota Cimahi pada tahun 1955 silam takan pernah bisa ditemui saat ini. Saat itu, bendera palu arit milik Partai Komunis Indonesia atau PKI bebar berkibar di sekitaran Alun-alun Cimahi.

Momen itu terjadi jelang Pemilihan Umum atau Pemilu 1955. Kala itu, PKI masih menjadi partai politik peserta Pemilu.

PKI punya basis massa cukup massif di Cimahi yang berjuuk Kota Hijau. Salah satu basis massa PKI di Cimahi kala itu berada di Citeureup dan Cipageran.

Tak ada data yang pasti mengenai jumlah kader PKI bersama sayap partainya di Cimahi. Namun Cimahi menjadi tujuan salah satu tokoh kunci PKI di tahun 60-an, Sjam Kamaruzaman untuk sembunyi dari kejaran tentara usai G 30 S.

Keberadaan PKI semasa menjadi partai politik yang diperhitungkan itu diungkapkan pegiat sejarah, Machmud Mubarok kepada Suara.com beberapa waktu lalu.

PKI dibentuk tahun 1914 Terbentuknya PKI berawal dari sebuah organisasi bernama Indische Social Democratische Vereniging (ISDV). ISDV didirikan oleh seorang kaum sosialis Hindia Belanda, Henk Sneevliet pada tahun 1914.

Sneevliet memiliki misi untuk menanamkan paham marxisme-komunisme terhadap perjuangan nasional Indonesia.

Pada tahun 1924 saat berlangsungnya Kongres Komintern kelima, nama partai berubah menjadi Partai Komunis Indonesia.

Kemudian tahun 1955 PKI ikut serta dalam Pemilu. Meski sebelum Pemilu, tepatnya tahun 1948 ada pemberontakan PKI Madiun, partai tersebut tetap mendapat dukungan.
Terbukti mereka menempati peringkat keempat hasil perolehan suara.

"Yang pasti ketika tahun tahun 1955 ada foto Pemilu, itu bendera PKI banyak. Kemungkinan sudah meraup suara di Cimahi," kata Machmud.

Perjalanan PKI di kancah politik Indonesia tamat usai peristiwa 30 September 1965. PKI dituding melakukan serangkaian aksi untuk menggulingkan Soekarno, termasuk menculik dan membunuh beberapa jenderal petinggi TNI AD.

Usai kejadian itu, desakan untuk membubarkan PKI mencuat.  Mayor Jenderal Soeharto pun diperintahkan untuk untuk membersihkan semua unsur pemerintahan dari pengaruh PKI.

Upaya bersih-bersih dari PKI pun dilakukan di Cimahi yang kalau itu masih menjadi bagian dari Kabupaten Bandung.

"Setelah para jenderal ditangkap, Suharto mengintruksikan untuk melakukan pembersihan. Termasuk di Cimahi yang sudah diketahui ada PKI," ungkap Machmud.

Pembersihan terhadap PKI pun dilakukan. Saat itu, Sjam Kamaruzaman atau juga dikenal Kamarusaman bin Achmad Mubaidah dan Sjam yang merupakan anggota kunci dari PKI disebut sempat disembunyikan di salah satu rumah di Cimahi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sempat Viral dan Bikin Banyak Orang Kesal, Pencopotan Label Gereja di Tenda Pengungsian Gempa Cianjur Berbuntut Panjang

Sempat Viral dan Bikin Banyak Orang Kesal, Pencopotan Label Gereja di Tenda Pengungsian Gempa Cianjur Berbuntut Panjang

Jabar | Rabu, 30 November 2022 | 12:46 WIB

Kasus Pencopotan Label Gereja Di Tenda Bantuan Gempa Cianjur, Terduga Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara

Kasus Pencopotan Label Gereja Di Tenda Bantuan Gempa Cianjur, Terduga Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara

News | Rabu, 30 November 2022 | 06:23 WIB

CEK FAKTA: Kata 'KADRUN' adalah Sandi PKI untuk Menargetkan Pembunuhan Umat Islam, Benarkah?

CEK FAKTA: Kata 'KADRUN' adalah Sandi PKI untuk Menargetkan Pembunuhan Umat Islam, Benarkah?

Your Say | Selasa, 29 November 2022 | 10:48 WIB

Terkini

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Meninggal di Amerika, Ini Penyebab Komposer Legendaris James F. Sundah Tutup Usia

Meninggal di Amerika, Ini Penyebab Komposer Legendaris James F. Sundah Tutup Usia

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB

Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026

Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:11 WIB

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya

Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya

Jatim | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:02 WIB

Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri

Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:01 WIB

Ashari Ditangkap Kasus Cabuli Santriwati, Pengacara Klaim Ada Oknum 'Kiai Pati' Coba Redam Kasus

Ashari Ditangkap Kasus Cabuli Santriwati, Pengacara Klaim Ada Oknum 'Kiai Pati' Coba Redam Kasus

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:55 WIB

Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya

Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya

Malang | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:53 WIB