Indonesia Bisa Senasib dengan Timnas Israel jika Piala Dunia U-20 Digelar Di Sini

Suara Moots

Selasa, 28 Maret 2023 | 13:41 WIB
Indonesia Bisa Senasib dengan Timnas Israel jika Piala Dunia U-20 Digelar Di Sini
ILUSTRASI - Warga Bahrain Menjadikan Bendera Israel sebagai Karpet (Twitter)

Banyak pihak di Indonesia yang menolak keikutsertaan Tim Nasional Israel di Piala Dunia U-20 yang bakal digelar di Tanah Air. Mereka menolak lantaran menganggap Israel sebagai negara penjajah yang kerap melakukan penindasan pada Rakyat Palestina.

Suara penolakan berasal dari  rakyat, organisasi massa, politikus, kepala daerah hingga partai pendukung pemerintah. Salah satu kepala daerah yang menolak Israel datang ke wilayahnya adalah Gubernur Bali I Wayan Koster.

Urusan luar negeri dan hubungan internasional tak masuk dalam kewenangan yang dimiliki Pemerintah Daerah. Penolakan yang disampaikan Koster tak mencerminkan sikap Pemerintah Indonesia.

Namun sikap Koster terhadap Israel membuat FIFA membatalkan drawing Piala Dunia U-20 di Bali.

Pengamat Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran R. Widya Setiabudi Sumadinata menilai sikap politik pemerintah Israel tak sama dengan para atlet yang akan berlaga di lapangan hijau.

Jika sikap politik negara menjadi tolak ukur dalam event olah raga, ia menilai Tim Nasional Indonesia dan seluruh atlet Indonesia pun bakal mengalami penolakan jika bermain di wilayah Pasifik. Terutama di negara yang menganggap pemerintah Indonesia melakukan pelanggaran hak asasi manusia atau HAM terhadap rakyat di Papua Barat.

"Nanti hal serupa akan kita alami misalnya Timnas Indonesia bermain di Pasifik kemudian diboikot, karena katakan lah oleh negara-negara tertentu Indonesia dianggap melakukan pelanggaran hak asasi manusia di Papua," kata dia pada Suara.com, Senin (27/3/2023).

Lebih jauh, beberapa negara yang tak disukai karena sikap politiknya berbeda dengan negara-negara di Eropa atau anggota NATO pun bisa terus absen dari event olahraga internasional.

Seperti yang dialami Timnas Rusia pada gelaran Piala Dunia 2022 lalu misalnya. Mereka diboikot lantaran Presiden Vladimir Putin memerintahkan invasi bersenjata ke Ukraina.

baca juga

"Termasuk nanti Iran, Timnas Iran, atlet apa pun kemudian dikeluarkan dari event olahraga karena dianggap Iran sebagai musuhnya negara Barat," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

AFA Ungkap Keuntungan Piala Dunia U-20 Berlangsung di Argentina, Bukan Indonesia

AFA Ungkap Keuntungan Piala Dunia U-20 Berlangsung di Argentina, Bukan Indonesia

Bola | Selasa, 28 Maret 2023 | 13:30 WIB

Timnas Indonesia vs Burundi di Laga Kedua FIFA Matchday, Jordi Amat Incar Clean Sheet

Timnas Indonesia vs Burundi di Laga Kedua FIFA Matchday, Jordi Amat Incar Clean Sheet

Bola | Selasa, 28 Maret 2023 | 13:24 WIB

3 Pemain Kunci Burundi yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia, No.1 Mantan 'Musuh' Jordi Amat

3 Pemain Kunci Burundi yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia, No.1 Mantan 'Musuh' Jordi Amat

Bola | Selasa, 28 Maret 2023 | 13:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin 'Night Walk' Seru Bareng Anabul Demi Lepas Penat

Bukan Cuma Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin 'Night Walk' Seru Bareng Anabul Demi Lepas Penat

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Membaca di Ruang Publik: Gerakan Senyap Membiasakan Membaca di Mana Saja

Membaca di Ruang Publik: Gerakan Senyap Membiasakan Membaca di Mana Saja

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Karhutla Sumsel Pecahkan Rekor 8 Tahun, Luas Terbakar Tembus 1.926 Hektare

Karhutla Sumsel Pecahkan Rekor 8 Tahun, Luas Terbakar Tembus 1.926 Hektare

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:49 WIB

18 Promo Makanan Spesial 17 Agustus 2026: Ayam Rp10 Ribuan hingga Buy 1 Get 1

18 Promo Makanan Spesial 17 Agustus 2026: Ayam Rp10 Ribuan hingga Buy 1 Get 1

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:43 WIB

4 CC Cream untuk Menutupi Flek Hitam, Warna Kulit Lebih Merata

4 CC Cream untuk Menutupi Flek Hitam, Warna Kulit Lebih Merata

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35 WIB

5 Kesalahan Menggunakan Toner Pad yang Membuat Kulit IritasI, Bukannya Glowing Malah Perih

5 Kesalahan Menggunakan Toner Pad yang Membuat Kulit IritasI, Bukannya Glowing Malah Perih

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35 WIB

BRI Hadirkan Cashback dan Lelang Gadget Mewah di Kampoeng Tempo Doeloe 2026

BRI Hadirkan Cashback dan Lelang Gadget Mewah di Kampoeng Tempo Doeloe 2026

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Merawat Budaya, Menggerakkan Ekonomi: Perjalanan Kemiren Bersama Astra

Merawat Budaya, Menggerakkan Ekonomi: Perjalanan Kemiren Bersama Astra

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:16 WIB

BNPB Instruksikan 8 Langkah Penanganan Gempa M 7,7 di NTT

BNPB Instruksikan 8 Langkah Penanganan Gempa M 7,7 di NTT

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:16 WIB

BRI Peduli Hadir untuk Korban Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan

BRI Peduli Hadir untuk Korban Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan

Bekaci | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:15 WIB

×