Beredar video yang memperlihatkan seorang pria bertindak brutal kepada seorang wanita. Pria yang disebut sebagai oknum wartawan itu menjenggut dan memukul wajah korban berkali-kali.
Dalam video itu tampak si oknum wartawan itu berkaos putih dan kenakan celana pendek. Awalnya ia mendatangi korban ke sebuah rumah.
Tampak si pria dan korban cekcok mulut. Tak berselang lama, si oknum wartawan itu menjenggut rambut korban dan menghantamkan bogem mentah ke wajah wanita itu berkali-kali.
"Jangan melakukan video, mana buku wartawanmu? mana kartu namamu (identitas wartawan/id card)?” tanya wanita tersebut sebelum dihajar oleh si pria.
Dari caption yang diunggah akun Instagram @andre_lelanang disebutkan bahwa kejadian tersebut di Gorontalo. Menurut caption video disebutkan bahwa setelah menganiaya korban, pelaku kemudian masuk ke dalam rumah warga menghindari amukan massa.
"Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula dari ulah seorang pria yang membuat keributan di kompleks perumahan dan memancing amukan warga setempat. Pria tersebut lalu lari masuk ke dalam sebuah rumah yang diduga warga sebagai tempat prostitusi. Polisi pun sudah berada di tempat kejadian perkara (TKP)," tulis caption video tersebut.
"Sebuah video berdurasi 19 detik dari tempat kejadian memperlihatkan seorang wartawan masuk ke dalam area rumah kejadian sambil merekam video. Kemudian, terlihat seorang wanita nampak tak terima direkam dan menanyakan identitas sang wartawan,"
Pada video yang beredar tersebut terlihat kejadian penganiayaan itu berlangsung di depan banyak orang, bahkan terlihat di depan rumah terparkir mobil polisi bertuliskan Polsek Kota Tengah.
"Belum jelas motif pelaku melakukan penganiayaan terhadap wanita ini, lokasi diduga masih di dalam Kota Gorontalo."
Baca Juga: Viral Pengendara Motor Nekat Masuk Jalan Tol Andara, Petugas Dibuat Pontang Panting Mengejarnya
Namun dalam terbitan media daring yang diduga dikelola oleh pelaku dituliskan bahwa satu unit rumah di Perumahan Belle Moyoto Indah di Jalan Jakarta 1, Kelurahan Wumialo, Kecamatan Kota Tengah, nyaris diamuk massa warga setempat, pada Ahad pagi (9/4/2023).