Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin berpeluang menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Peluang itu lantaran Cak Imin memiliki golden ticket sebagai cawapres Prabowo. Hal itu disampaikan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.
"Golden ticket ada di Pak Muhaimin," ujar Muzani di kantor KPU RI, Jakarta, Sabtu (13/5/2023).
Muzani mengatakan, Cak Imin dan Prabowo sudah melakukan tanda tangan kerja sama politik 2024. Sehingga, penentu nama capres-cawapres berada di tangan keduanya.
"Antara mereka dua membicarakan," tambahnya.
Sebelumnya, Cak Imin mengaku siap mendukung Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai bakal capres pada Pilpres 2024.
"Insya Allah. Kalau memang Pak Prabowo sudah mantap, kami tentu siap saja untuk mendukung beliau," kata Cak Imin, Kamis (11/5).
Ia juga berlapang dada menerima keputusan jika Prabowo akan diusung menjadi capres di Pemilu 2024 dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).
Untuk itu, Cak Imin mengatakan akan mengumumkan keputusan tersebut secara resmi ke publik.
Baca Juga: Tak Maju Pileg 2024, Cak Imin: Fokus Capres atau Cawapres
Di sisi lain, saat disinggung mengenai tujuan kegiatan safarinya ke sejumlah mantan wakil presiden untuk mendapatkan posisi sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pemilu 2024. Namun, ia menjelaskan masih mengincar posisi capres.
Meski begitu, Cak Imin tidak mempersoalkan bila dirinya menjadi bakal cawapres. Ia melihat wapres memiliki peran yang begitu besar dalam mendampingi seorang presiden.
"Yang harus terus kita hormati, harus memberikan penghargaan yang tinggi atas perjuangan para wakil presiden," ujar Cak Imin.