Baru-baru ini beredar kabar berisi klaim Wakil Gubenur Lampung, Chusnunia Chalim menyebut Gubernur Lampung Arinal Djunaidi terlibat korupsi dana infrastruktur di wilayah kerjaya.
Klaim Wakil Gubernur Lampung menyebut Arinal Djunaidi terlibat korupsi dana infrastruktur di wilayah kerjaya beredar melalui video yang beredar melalui kanal YouTube Infotama Update pada 12 Juni 2023 kemarin.
“WAGUB LAMPUNG SEBUT ARINAL DJUNAIDI TERLIBAT KORUPSI, Berita Terkini,” tulis judul video tersebut.
Sementara, thumbnail video tersebut menayangkan sosok wanita yang disinyalir sebagai Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim sedang diinterogasi pihak berwajib.
Gambar thumbnail tersebut juga diberikan keterangan Wagub Lampung sudah mengakui semuanya dan meminta Arinal Djunaidi bersiap segera dibui.
"BREAKING NEWS!!! WAGUB LAMPUNG AKUI SEMUANYA
SIAP-SIAP GUBERNUR LAMPUNG MENDEKAM DI BUI," tulis thumbnail unggahan video tersebut.
Lantas benarkah klaim Wakil Gubenur Lampung, Chusnunia Chalim menyebut Gubernur Lampung Arinal Djunaidi terlibat korupsi dana infrastruktur?
Penjelasan Cek Fakta
Video berisi klaim Wakil Gubenur Lampung, Chusnunia Chalim menyebut Gubernur Lampung Arinal Djunaidi terlibat korupsi dana infrastruktur diunggah kanal YouTube Infotama Update pada 12 Juni 2023.
Baca Juga: Cek Fakta: Bikin Terharu! Akhirnya Terungkap, Ternyata Gara-gara Ini Lionel Messi Batal ke Indonesia
Hingga hari ini, Selasa (13/6/2023), video berdurasi 5 menit 20 detik itu telah disaksikan lebih dari 2,4 ribu kali.
Usai dilakukan penelusuran, ternyata tayangan video tersebut menyajikan informasi yang tidak sesuai dengan judul yang dinarasikan.
Bukannya menunjukan pengakuan dari Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, video itu justru berisikan cuplikan dari TikToker Bima yang mengkritik infrastruktur di Lampung.
Narasi yang disajikan dalam video tersebut juga hanya mengulas seputar dugaan penyelewengan proyek infrastruktur Lampung.
Skandal korupsi ini disebut-sebut mencuat usai dilakukan pengawasan intensif dari pihak berwenang terkait proyek pembangunan di kota tersebut.
Meski demikian, skandal penyelewengan atau korupsi dana infrastruktur yang diduga melibatkan pejabat tinggi Lampung ini masih sebatas isu belaka.