Sejumlah fans pun kemudian lakukan langkah nyata usai klub ini turun kasta. Mereka membeli saham klub dan jadi pemilik klub yang kini bermain di kasta kedua Liga Inggris.
Dikutip dari soccerway.com, terdegradasinya klub Elkan Baggott ini pada musim 2001/2002 merupakan contoh nyata bahwa Liga Inggris merupakan kompetisi paling kompetitif.
Pasalnya Ipswich rasakan kekalahan dan permainan buruk justru usai Natal 2001 atau paruh kedua musim 2001/2002.
Sebelumnya, Ipswich mampu bermain apik dan sempat membuat banyak orang memprediksi klub ini akan tampil di kompetisi Eropa musim berikutnya.
Lebih parahnya lagi di musim 2000/2001, klub Elkan Baggott ini merupakan wakil Inggris di ajang Liga Europa, setelah mampu finish di urutan kelima.
Swindon
Liga Primer Inggris musim 1993/93 kedatangan tim debutan. Mereka ialah klub yang bermarkas di stadion County Ground, Swindon Town FC.
Klub kecil ini sedari awal sudah diprediksi akan jadi lumbung gol bagi klub mapan Liga Primer Inggris.
Baca Juga: Klub Liga Inggris Tertarik Datangkan Elkan Baggott, Bakal Dilepas Pelatih Ipswich Town?
Benar saja, di akhir musim klub ini harus menerima kenyataan pahit kebobolan sebanyak 100 gol. Bahkan saat Arsenal mengunci gelar juara di musim itu usai mengalahkan Swindon dengan skor telak 4-0.
Pada musim itu, Swindon hanya mampu meraih 5 kali kemenangan, 15 kali seri dan 22 kali kalah dan mengemas 30 poin.